Satuan Binmas Polres Bangka bagikan ratusan bendera merah putih - ANTARA News Bangka Belitung

Sungailiat (ANTARA) - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membagikan ratusan Bendera Merah Putih secara gratis kepada para pengguna kendaraan bermotor di kota itu.

"Ratusan lembar Bendera Merah Putih dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI," kata Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe di Sungailiat, Jumat.

Ia mengatakan ratusan Bendera Merah Putih dibagikan kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua dan roda empat di halaman Masjid Agung Sungailiat dan Masjid Baitul Ummah Sungailiat usai menjalankan ibadah sholat Jumat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggal dan juga kendaraan dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bangka untuk bersama-sama mengibarkan bendera merah putih, baik di depan rumah, lingkungan tempat tinggal maupun kendaraan pribadi," kata Kapolres.

Menurut dia, pemasangan bendera merah putih dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan salah satu wujud cinta masyarakat kepada bangsa dan negara serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

"Semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran bendera, tetapi juga dengan menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," ujarnya.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air serta bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Masyarakat sangat menyambut antusias pembagian gratis Bendera Merah Putih oleh personel Polres Bangka yang juga turut membantu memasang Bendera Merah Putih di kendaraan bermotor masing-masing penerima. 

Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.