Semen Kujang dihidupkan lagi, SIG incar pasar Jabar lewat inovasi mikro - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - PT Semen Indonesia (SIG) resmi menghidupkan kembali (relaunching) merek semen legendaris Semen Kujang sebagai langkah taktis merebut kembali pasar bahan bangunan Jawa Barat melalui perpaduan nilai historis lokal dan teknologi manufaktur mutakhir.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dalam keterangan di Bandung, Rabu, mengatakan peluncuran kembali merek yang pertama kali hadir pada 1975 ini ditandai dengan seremoni Grand Launching di Hotel InterContinental Bandung, Jumat (28/8), yang dihadiri jajaran direksi SIG, mitra distributor, serta 387 pemilik toko bangunan dari wilayah Purwakarta, Karawang, Subang, Sumedang, dan Bandung.

Dia menegaskanvkeputusan menghidupkan merek ini didorong oleh besarnya potensi pasar konstruksi Jawa Barat serta ikatan emosional (local heritage) yang kuat antara masyarakat Sunda dengan merek Semen Kujang.

"Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan. Hari ini, kita bersama-sama menyambut kembalinya Semen Kujang... Melalui Semen Kujang, kami ingin semakin dekat dengan para distributor, toko bangunan, kontraktor, pengembang, konsultan, tukang bangunan, serta seluruh masyarakat Jawa Barat," kata Indrieffouny.

Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan menjelaskan Semen Kujang diproduksi oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), di Pabrik Narogong, Jawa Barat. Produk jenis Portland Composite Cement (PCC) berstandar SNI 7064:2022 ini dibekali teknologi Active Micro Particle.

"Inovasi butiran mikro mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama. Semen Kujang menjadi kebanggaan kami karena menghadirkan inovasi dengan pendekatan proses produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," ujar Dicky.

Guna memperkuat penetrasi di tatanan konsumen lokal, SIG turut menggandeng klub sepak bola Persib Bandung lewat agenda interaktif bersama jajaran pemain seperti Beckham Putra, Adam Alis, dan Patricio Matricardi, serta mengandalkan jaringan distribusi 22 toko bangunan berkinerja terbaik di Jawa Barat.

Efektivitas strategi kembalinya merek lama ini tercermin dari tingginya daya serap pasar riil di tingkat pengecer. Owner TB Resna Jaya asal Sumedang, Adin (61), mencatatkan angka penjualan menembus lebih dari 3.800 zak Semen Kujang sejak memesan kembali pada akhir Juli 2026.

"Semen Kujang dari dulu sudah saya tahu kualitasnya bagus. Alhamdulillah, senang sekali dan terima kasih banyak kepada SIG, bagus pisan," tutur Adin yang dinobatkan sebagai Juara 1 Top Spender Semen Kujang.

Pewarta: JabarAntaranews
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.