Senin, 5 Oktober 2026 - 17:41 WIB
Jakarta, VIVA - Sikap politik mantan Presiden ke-7, Jokowi dalam berpatai berbeda dengan menantu, yang merupakan Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Pasalnya, Jokowi lebih memilih membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Baca Juga
Sementara, ipar dari Wapres Gibran itu lebih memilih membesarkan Partai Gerindra. Hal itu dibeberkan Bobby Nasution pada saat acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (3/10/2026) lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelum melontarkan hal itu, Bobby Nasution mengaku dipecat oleh partai PDIP, hingga membuat dirinya hijrah ke Gerindra.
Baca Juga
Di sela-sela itu, Bobby Nasution menekankan bahwa dirinya tidak akan pindah ke partai lain di kemudian hari.
Bahkan, ipar Ketum PSI Kaesang ini berkeinginan membesarkan Partai Gerindra di Sumatera Utara, karena ia yakin hal itu bisa terealisasi dengan kerja keras seluruh kader.
Baca Juga
"Gerindra adalah rumah yang pantas dan tepat untuk kita mencapai cita-cita Bangsa Indonesia. Partai Gerindra bukan partai tanpa perjuangan, bukan partai yang tiba-tiba jadi pemenang. Kita semua termasuk saya, mari kita torehkan nama kita untuk membesarkan nama Gerindra minimal di Sumut," ucap Bobby saat menghadiri acara Diklat Laskar Partai Gerindra Sumut di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, dikutip pada Senin (5/10/2026).
Selain itu, Gubernur Sumut ini juga akui, bahwa dirinya masih baru di Gerindra dan baru dipecat PDIP. Maka dari itu, ia katakan, seharusnya dirinya berada di barisan peserta diklat.
"Sejujurnya, seharusnya saya bersama-sama berada bersama kalian, di barisan kalian. Karena saya juga baru masuk (Gerindra)," ucapnya.
"Sebelumnya saya pernah di sebuah partai lain. Beberapa tahun saya di partai sebelumnya, saya dipecat, diberhentikan," lanjutnya.
Bobby Nasution kembali lagi menekankan, bahwa dirinya tidak ingin pindah ke partai lain lagi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Yang membuat saya tenang, saat itu saya melihat kader dan Partai Gerindra membuka tangan selebarnya buat saya. Ini adalah jalan saya, yang menurut saya cukup sekali pindah partai. Biarlah saya di partai Gerindra," ucapnya.
Sementara, baru-baru ini, Jokowi viral di media sosial, karena menunjukan KTA PSI.
Halaman Selanjutnya
“Menunjukkan (KTA PSI) bahwa saya sangat serius untuk membesarkan PSI,” ucap Jokowi, di Solo, pada Kamis (1/10/2026).