Srikandi Merdeka Cup 2026: Indonesia di posisi juru kunci Grup B
Minggu, 16 Agustus 2026 04:30 WIB
Pelatih Timnas Putri U16 Yordania Luna Almasri (kanan) berfoto bersama pemain Alma Alsaify seusai pertandingan Grup B Srikandi Merdeka Cup kontra Timnas Putri U16 Singapura di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (15/8/2026). (ANTARA/Aldi Sultan)
Kudus (ANTARA) - Timnas Putri U16 Indonesia Putri Nusantara harus puas berada di posisi juru kunci klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026.
Putri Nusantara berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026 tanpa poin hasil dari satu pertandingan yang sudah dilalui.
Skuad asuhan Takumi Taniguchi berada di posisi keempat sebab menalan kekalahan di laga pertama kontra Timnas Thailand dengan skor 0-2 di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu sore.
Di sisi lain, Thailand yang berhasil mengemas kemenangan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup dengan tiga poin dari satu pertandingan.
Sementara itu, posisi puncak klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup ditempati oleh Yordania yang berhasil mengalahkan Singapura.
Yordania menunjukkan ketangguhan mereka dengan mengalahkan Singapura berkat kemenangan dengan skor 3-1 di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu malam.
Kemenangan Yordania hadir berkat gol Toleen Belal, Alma Odai dan Lamar Nabil, sedangkan Singapura sempat memperkecil ketertinggalannya melalui Ho Ray-En.
Hasil tersebut membuat Yordania menempati posisi pertama klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup dengan tiga poin dari satu pertandingan, sedangkan Singapura berada di peringkat ketiga tanpa poin.
Berikut hasil pertandingan pertama Grup B Srikandi Merdeka Cup:
Thailand 2 - 0 Putri Nusantara
Singapura 1 - 3 Yordania
Berikut klasemen sementara Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026:
| No | Tim | Main | SG | Poin |
| 1 | Yordania | 1 | 2 | 3 |
| 2 | Thailand | 1 | 2 | 3 |
| 3 | Singapura | 1 | -2 | 0 |
| 4 | Putri Nusantara | 1 | -2 | 0 |
Pewarta : Aldi Sultan
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.