Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:22 WIB
VIVA – Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, ikut menyoroti kemenangan besar Timnas Indonesia atas Bangladesh yang mengantarkan Skuad Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (1/10/2026). Namun, kemenangan tersebut menyisakan sorotan karena perubahan waktu tambahan pada akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Indonesia sempat unggul 6-1 pada babak pertama. Sementara itu, Malaysia yang menjadi pesaing utama di Grup A juga tampil meyakinkan dengan mengalahkan Singapura.
Baca Juga
Malaysia bahkan sempat unggul 5-0 hingga menit-menit akhir pertandingan. Hasil tersebut membuat Harimau Malaya berada dalam posisi untuk merebut tiket final jika Indonesia tidak mampu menambah gol.
Bergson kemudian mencetak gol keenam Malaysia pada masa injury time. Situasi itu membuat persaingan semakin menegangkan karena Indonesia harus memastikan kemenangan dengan selisih gol yang cukup.
Baca Juga
Di GBK, Bangladesh sempat mencetak gol kedua dan memperkecil ketertinggalan. Namun, Indonesia akhirnya menambah tiga gol pada masa injury time dan menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2.
Perubahan waktu tambahan menjadi salah satu hal yang kemudian disoroti Bergson. Penyerang asal Brasil tersebut mempertanyakan keputusan wasit keempat yang mengubah tambahan waktu dari dua menjadi tujuh menit.
"Tambahkan ini juga: mereka memberikan tambahan waktu 2 menit, lalu tiba-tiba mengubahnya jadi 7 menit, dan mereka mencetak dua gol terakhir hanya dalam waktu satu menit," tulis Bergson dalam kolom komentar unggahan Instagram, dikutip dari Seasia.
Komentar tersebut disebut ditulis Bergson pada unggahan TNT Sports Brasil. Ia juga menyinggung kondisi pertandingan yang menurutnya menguntungkan Timnas Indonesia sepanjang turnamen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Hahaha, apa yang aneh dari hal itu? Sepanjang turnamen ini, situasinya memang menguntungkan mereka. Mereka memainkan ketiga pertandingan di Jakarta pada malam hari, sementara tim nasional lainnya bermain di Bandung pada sore hari, dengan jadwal pertandingan setiap dua hari sekali."
"Lalu di pertandingan hari ini, mereka memberikan tambahan waktu 2 menit, kemudian tiba-tiba mengubahnya menjadi 7 menit. Mereka mencetak 2 gol di 2 menit terakhir masa injury time itu. Jadi, apa sebenarnya yang aneh?" tutur Bergson.
Halaman Selanjutnya
Sorotan mengenai injury time memang muncul setelah papan elektronik sempat menunjukkan tambahan waktu dua menit sebelum kemudian diperbarui menjadi tujuh menit.