Mengandeng Visinema Studios, aksi sosial ini menjadi tahun kedua secara berturut-turut bagi kedua belah pihak dalam merayakan Hari Anak Nasional di bioskop.
Baca Juga: 6 Film Horor Indonesia Terbaru Oktober 2025: Tayang di XXI, CGV, dan Cinepolis!
Jika pada tahun sebelumnya mereka sukses memberangkatkan 13.900 anak untuk menonton film animasi Jumbo, kali ini giliran Film Na Willa yang diputar secara serentak di 58 bioskop Cinépolis di seluruh Indonesia pada 23 Juli 2026.
Film Na Willa sendiri merupakan debut penyutradaraan live-action dari Ryan Adriandhy yang diadaptasi dari novel popular karya Reda Gaudiamo.
Berlatar Surabaya era 1960-an, kisah ini menyoroti kehidupan Na Willa, bocah berusia 6 tahun yang belajar memahami arti tumbuh dewasa tanpa kehilangan imajinasi dan rasa ingin tahunya.
Inisiatif "Let’s Go to Cinépolis" yang telah berjalan sejak 2023 merupakan bagian dari program global Vamos Todos al Cine.
Program yang digagas Cinépolis sejak 1998 ini berfokus membuka akses pengalaman menonton bioskop yang mendidik dan menyenangkan bagi anak-anak serta lansia di seluruh dunia.
CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, Alejandro Aguilera Garibay, menegaskan pentingnya menghadirkan bioskop sebagai media edukasi dan ruang tumbuh yang positif bagi generasi muda.
“Anak-anak adalah generasi yang akan membentuk masa depan Indonesia, dan kami percaya bioskop dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi mereka. Melanjutkan kolaborasi kami dengan Visinema tahun ini terasa istimewa - setelah ‘Jumbo’ tahun lalu, kini giliran ‘Na Willa’ membawa pesan tentang tumbuh dan berdamai dengan perubahan kepada anak-anak di seluruh Indonesia. Kami berterima kasih kepada Visinema atas kepercayaan dan kolaborasi yang terus berlanjut ini,” ujar Alejandro Aguilera Garibay.
Ia juga menambahkan bahwa misi utama dari gerakan ini adalah memberikan kesetaraan akses hiburan berkualitas bagi anak-anak yang belum pernah merasakan atmosfer menonton di bioskop.
“Program ini tidak hanya tentang merayakan Hari Anak Nasional, tetapi juga tentang membuka akses hiburan berkualitas kepada anak-anak dari komunitas prasejahtera yang mungkin belum pernah merasakan pengalaman menonton di bioskop. Kami percaya bioskop dapat menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, berimajinasi, dan bermimpi lebih besar,” tambah Alejandro.
Antusiasme senada disampaikan oleh sang sutradara, Ryan Adriandhy. Ia menyambut baik kolaborasi yang mampu memperluas jangkauan pesan moral yang diusung dalam karya live-action perdana garapannya tersebut.
“Kami sangat senang dapat kembali berkolaborasi dengan Cinépolis Cinemas untuk kedua kalinya dalam merayakan Hari Anak Nasional. Na Willa mengajak kita melihat kembali dunia dari sudut pandang anak-anak yang penuh imajinasi, keajaiban, dan rasa ingin tahu. Kami percaya pesan ini akan sampai lebih luas lagi berkat jangkauan Cinépolis di seluruh Indonesia. Terima kasih kepada Cinépolis Cinemas atas kepercayaan dan komitmennya menghadirkan cerita anak Indonesia ke lebih banyak keluarga,” ujar Ryan Adriandhy.
Baca Juga: Cinepolis Kurangi Jumlah Layar 'KKN di Desa Penari', Manoj Punjabi: Nggak Mau Bantu Film Nasional?
Penayangan serentak program "Let’s Go to Cinépolis" ini menjangkau puluhan jaringan bioskop yang tersebar di Jabodetabek, Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Dengan tambahan satu lokasi baru yang akan segera beroperasi, total jaringan yang berpartisipasi mencapai 59 lokasi.
Melalui langkah konsisten ini, Cinépolis Cinemas dan Visinema Studios berharap dapat terus berkontribusi membangun ekosistem perfilman nasional yang inklusif sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap karya anak bangsa sejak dini.