Tembus 1 Juta SHU! Cabai India Ini Pedasnya Bukan Main

Jakarta -

Bhut Jolokia, cabai asal India yang pernah dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia. Kepedasannya tembus 1 juta Scoville Heat Units (SHU).

Cabai menjadi salah satu bahan penting dalam masakan India. Namun, dari sekian banyak jenis cabai, ada satu varietas yang punya tingkat kepedasan ekstrem.

Bahkan cabai itu pernah tercatat sebagai cabai terpedas di dunia. Cabai tersebut adalah Bhut Jolokia, yang juga dikenal dengan nama Ghost Pepper atau Naga Jolokia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bentuknya relatif kecil, berkerut, dan memiliki rasa pedas yang sangat kuat. Cabai ini berasal dari kawasan India Timur Laut dan memiliki hubungan erat dengan kuliner Assam serta Nagaland.

Dikutip dari Food NDTV (18/8) berikut faktanya.

Pernah Pecahkan Rekor Dunia

Bhut Jolokia. IlustrasiBhut Jolokia Pernah Pecahkan Rekor Dunia. Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Mossman

Bhut Jolokia sempat menggemparkan dunia pada 2007. Saat itu, Guinness World Records mengakuinya sebagai cabai terpedas di dunia setelah pengujian mencatat tingkat kepedasan mencapai 1.001.304 Scoville Heat Units (SHU).

Pengujian tersebut dilakukan oleh Paul Bosland dan timnya dari Chile Pepper Institute, New Mexico State University.

Hasil pengukuran kemudian diverifikasi oleh dua laboratorium independen sehingga rekor tersebut mendapat pengakuan internasional.

Meski kemudian muncul varietas cabai lain yang memiliki tingkat kepedasan lebih tinggi, pencapaian Bhut Jolokia tetap menjadi bagian penting dalam sejarah cabai India.

Rekor tersebut juga membuat nama Bhut Jolokia semakin dikenal pencinta makanan pedas di berbagai negara.

Pedasnya Bisa Tembus 1 Juta SHU

Bhut Jolokia. IlustrasiBhut Jolokia Pedasnya Bisa Tembus 1 Juta SHU. Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Mossman

Untuk membayangkan tingkat kepedasannya, Bhut Jolokia bisa dibandingkan dengan cabai jalapeno yang umumnya hanya memiliki tingkat kepedasan beberapa ribu SHU.

Artinya, Bhut Jolokia memiliki tingkat kepedasan yang jauh lebih ekstrem. Rasa pedas tersebut berasal dari capsaicin, senyawa alami yang memberikan sensasi terbakar saat cabai dikonsumsi.

Skala Scoville digunakan untuk mengukur tingkat kepedasan berdasarkan kandungan capsaicin dalam cabai. Semakin tinggi angka Scoville, semakin kuat pula sensasi pedas yang dihasilkan.

Karena itu, penggunaan Bhut Jolokia dalam masakan biasanya tidak membutuhkan banyak cabai untuk memberikan rasa pedas yang kuat.

Berasal dari India Timur Laut

Bhut Jolokia. IlustrasiBhut Jolokia Berasal dari India Timur Laut. Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Mossman

Bhut Jolokia merupakan cabai asli kawasan Timur Laut India dan sangat erat kaitannya dengan Assam. Cabai ini juga dibudidayakan di sejumlah negara bagian di kawasan tersebut serta memiliki hubungan kuat dengan Nagaland.

National Portal of India mencatat Naga King Chilli, yang juga dikenal sebagai Bhut Jolokia, sebagai produk yang telah mendapatkan Geographical Indication (GI) dari distrik Peren, Nagaland.

Status tersebut menunjukkan eratnya hubungan cabai ini dengan wilayah dan warisan pangan setempat.

Bukan Sekadar Cabai Super Pedas

Bhut Jolokia. IlustrasiBhut Jolokia. Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/Peter Mossman

Walaupun terkenal karena tingkat kepedasannya yang ekstrem, Bhut Jolokia bukan hanya digunakan sebagai bahan tantangan makan pedas.

Cabai ini merupakan bagian dari tradisi kuliner masyarakat di India Timur Laut. Bhut Jolokia digunakan untuk membuat berbagai hidangan seperti chutney, acar, pasta bumbu, hingga olahan daging.

Karena rasanya sangat pedas, penggunaan dalam jumlah sedikit saja sudah cukup untuk memberikan sensasi kuat pada makanan.

Selain memberikan rasa pedas, Bhut Jolokia juga dikenal memiliki karakter rasa yang khas. Popularitasnya bahkan mendorong munculnya pasar ekspor sehingga cabai ini tidak hanya dikenal di India, tetapi juga di berbagai negara.

Mengapa Disebut Ghost Pepper?

Nama Ghost Pepper yang populer di dunia berasal dari istilah Bhut Jolokia. Kata 'bhut' dalam bahasa Assam sering diterjemahkan sebagai 'ghost' atau hantu, meskipun terdapat beberapa penjelasan berbeda mengenai asal-usul nama tersebut.

Terlepas dari asal namanya, julukan Ghost Pepper semakin melekat karena reputasi Bhut Jolokia yang terkenal sangat pedas.

Kini, meskipun sudah tidak memegang rekor cabai terpedas di dunia, Bhut Jolokia tetap menjadi salah satu cabai paling terkenal dari India.

Keberadaannya juga tidak lepas dari kuliner India Timur Laut yang menjadikannya bagian dari warisan pangan.

Perpaduan rasa khas dan tingkat kepedasannya membuat Bhut Jolokia tetap menarik perhatian para pencinta cabai ekstrem hingga saat ini.

Halaman 2 dari 2

(raf/adr)