Terungkap! Begini Nasib Shin Tae-yong di Persija usai Kena Sanksi 10 Tahun hingga Pengusiran Permanen dari Korea Selatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:30 WIB

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari Korea Selatan setelah Shin Tae-yong dijatuhi sanksi disiplin berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA). Hukuman tersebut langsung menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan kariernya sebagai pelatih Persija Jakarta yang baru dimulainya pada Juni 2026.

Baca Juga

Media Korea Selatan, Channel A, melaporkan bahwa sanksi tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan yang terjadi ketika Shin Tae-yong menangani Ulsan HD. Ia hanya bertahan selama 65 hari sebelum diberhentikan setelah muncul kontroversi terkait perselisihan dengan pemain, dugaan tindakan penyerangan, serta isu aktivitas bermain golf ketika tim menjalani pertandingan tandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan sebelumnya telah memutuskan untuk memberikan sanksi berat kepada Shin Tae-yong. KFA kemudian menggelar rapat Komite Fair Play pada awal bulan ini untuk menentukan bentuk hukuman yang akan diterapkan.

Baca Juga

Sanksi tersebut mencakup penangguhan kualifikasi hingga 10 tahun, larangan berpartisipasi dalam kompetisi, hingga pengusiran permanen dari sepak bola Korea Selatan. Namun, Channel A menyebut tindakan disiplin itu hanya berlaku di Korea Selatan sejak tanggal pemberitahuan hukuman.

Pelatih baru Persija Jakarta Shin Tae-yong

Photo :

  • persija.id

Baca Juga

Artinya, kabar tersebut belum otomatis membuat Shin Tae-yong kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Persija Jakarta. Meski demikian, hukuman dari KFA tetap menjadi persoalan serius karena Shin kini memiliki kontrak tiga tahun bersama klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

PSSI disebut telah menyampaikan pemberitahuan mengenai hasil tindakan disiplin kepada Shin Tae-yong. Saat ini, mantan pelatih Timnas Indonesia itu berada di Indonesia dan tengah menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija.

Media Korea Selatan juga menyoroti efektivitas hukuman tersebut karena Shin Tae-yong sudah berada di luar Korea Selatan. Terlebih, kontraknya bersama Persija Jakarta berlangsung selama tiga tahun sehingga sanksi yang diberikan KFA dinilai tidak secara langsung menghentikan aktivitasnya di sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah situasi tersebut, Shin Tae-yong akhirnya memberikan respons. Dalam percakapan telepon dengan Channel A, ia mengaku memiliki sejumlah keberatan terhadap keputusan yang dijatuhkan kepadanya.

"Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik," kata Shin Tae-yong.

Halaman Selanjutnya

Shin Tae-yong juga menyatakan bahwa dirinya memilih untuk menanggung persoalan tersebut seorang diri. Namun, ia masih mempertimbangkan kemungkinan mengajukan banding terhadap sanksi berat yang dijatuhkan oleh KFA. (fan)