Tidak Semua Buah Mahal itu Baik Bagi Tubuh, Ternyata Ada Ilmu dalam Memilih Buah, Begini Caranya

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:43 WIB

VIVA – Meski tubuh sangat membutuhkan asupan vitamin dan enzim dari buah-buahan, namun bukan berarti boleh asal-asalan dalam memilah buah yang tepat. 

Baca Juga

Kualitas buah yang baik untuk tubuh tidak selalu diukur dari harga mahal maupun rasa yang manis. Lantas, bagaimana cara memilihnya dengan benar?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktisi kesehatan dr. Zaidul Akbar membagikan panduan memilih buah yang tepat, salah satunya melalui contoh buah nanas. 

Baca Juga

Melalui tayangan YouTube dr. Zaidul Akbar Official, ia menjelaskan bahwa manfaat melimpah nanas untuk menyembuhkan berbagai penyakit sebenarnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, mulai dari kadar gula, serat, hingga kandungan enzim di dalamnya.

“termasuk ini kan, nanas ini ada ilmunya juga,” ungkap dr Zaidul Akbar pada kanal YouTubenya.

Baca Juga

Nanas yang telah matang memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga menyuguhkan cita rasa yang manis dan menyegarkan.

“Kalau Anda butuh gula yang banyak, maka belilah nanas yang matang over ripe, karena gulanya tinggi banget nanas ini,” ujarnya.

Namun, jika tubuh lebih memerlukan asupan serat dan enzim, dr. Zaidul Akbar menganjurkan untuk memilih nanas yang masih berwarna hijau.

“Tapi kalau Anda butuh enzim dan serat lebih banyak, maka carilah nanas yang mentah,” jelasnya.

“Jadi dia gulanya nggak terlalu tinggi banget. Tapi enzimnya, ya sebenarnya yang matang juga tinggi enzim. Cuman kalau saya enggak butuh gula banyak, saya cari nanas yang masih hijau yang enggak ada kuningnya,” sambungnya.

Artinya, pemilihan buah nanas perlu diselaraskan dengan kebutuhan fisik masing-masing; contohnya bagi penderita yang pantang gula, nanas hijau menjadi pilihan yang tepat.

Di sinilah letak tantangan untuk menahan diri dari godaan, agar buah yang sejatinya kaya nutrisi tidak justru berbalik menjadi masalah bagi kesehatan akibat dikonsumsi tanpa melihat kebutuhan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, dr. Zaidul Akbar mengimbau agar masyarakat bisa lebih cermat serta bijak dalam menentukan asupan yang terbaik bagi tubuh mereka.

“Jadi kita berperang dengan setan dalam urusan makanan nah gitu loh harus cerdas nanti kibulin terus sama dia karena ngikutin terus kan gitu,” pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya

(Kmr)