Tim gabungan padamkan karhutla 7,32 hektare pada dua lokasi di Penajam - ANTARA News Kalimantan Timur

Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari berbagai unsur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil memadamkan kebakaran di dua lokasi dengan luas 7,32 hektare dalam satu hari.

Keduanya terjadi pada Minggu (21/9). Kebakaran pertama terdeteksi sekitar pukul 16.00 Wita di RT 13 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, dengan luas lahan gambut seluas 6,24 hektare.

"Tim bergerak segera setelah laporan masuk. Pemadaman dilakukan dengan penyemprotan menggunakan tiga mesin portabel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, DPKP Pos Penajam serta Brigade Karlabun Dinas Pertanian," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Senin.

Proses pemadaman dan pendinginan di lokasi pertama tuntas pada pukul 23.00 Wita. Sebagian titik asap yang belum terjangkau pada malam hari ditindaklanjuti pada pagi hari dan dipastikan telah aman, setelah tim melakukan pendinginan.

Kebakaran kedua dilaporkan sekitar pukul 22.30 Wita di RT 04, Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, dengan luas 1,08 hektare berupa lahan mineral dengan semak belukar dan sisa tebangan.

Pemadaman di lokasi kedua dilakukan secara manual menggunakan kepyok, pompa punggung, serta penyemprotan dari mobil pemadam DPKP Pos Sotek dan DPKP Pos Penajam. Upaya tersebut berakhir pada pukul 02.30 Wita.

Sisa bara api yang tidak tertangani malam hari dipastikan telah padam setelah pengecekan ulang dan pendinginan yang dilakukan pagi hari tadi. Penyebab kebakaran di kedua lokasi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Pengendalian kebakaran ini melibatkan unsur BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP,) Dinas Pertanian, Polres PPU, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat kecamatan, dan kelurahan setempat.

Nurlaila mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak membakar lahan di tengah musim kemarau yang kering. Warga diminta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani lebih cepat.

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.