Tingkatkan Konsentrasi, Ini 5 Menu Sarapan yang Bagus untuk Fungsi Otak

Jakarta -

Sarapan adalah waktu makan penting yang bisa menawarkan energi dan fokus sepanjang hari. Di antara banyaknya pilihan, ada 5 menu sarapan yang paling direkomendasikan!

Beberapa orang tidak terbiasa atau tidak suka sarapan. Padahal, sarapan menawarkan banyak manfaat sehat penting. Paling utamanya yaitu sebagai sumber energi di pagi hari.

Memilih makanan yang sehat saat sarapan juga bisa menjadi sumber nutrisi yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pemilihan menu sarapan perlu diperhatikan. Pasalnya tidak semua makanan berdampak positif, terutama kepada daya ingat dan konsentrasi seseorang.

Ahli gizi Wendy Bazilian, DrPh, RD mengungkap, "Setelah berpuasa semalaman, otak pada dasarnya bergantung pada makanan pertama untuk menentukan suasana hati."

Sedangkan jika makanan yang pertama kali dikonsumsi adalah makanan ultra olahan atau sarapan tinggi gula, hal ini justru bisa berdampak buruk. Sebab, makanan-makanan tersebut dikaitkan dengan penurunan fungsi mental.

Namun, tenang saja, para ahli yang disebutkan situs Health.com (21/9), telah merekomendasikan sejumlah menu sarapan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan otak. Berikut daftarnya!

1. Blueberi

BlueberryBlueberi tergolong sebagai makanan sehat untuk sarapan. Foto: iStock

Jenis beri memang ada banyak, tetapi blueberi lebih disarankan. Menurut penulis buku The MIND Diet: 2nd edition, buah blueberi mungkin menjadi pilihan camilan pagi paling cerdas untuk meningkatkan daya ingat bagi semua usia.

Beberapa penelitian yang disebutkan situs sama juga telah mengaitkan blueberi dengan peningkatan kognitif. Seperti tinjauan sistematis tahun 2024 terhadap 13 studi menemukan bahwa kemampuan mengingat kejadian di hari yang sama pada anak-anak, meningkat hingga enam jam setelah konsumsi blueberi.

Dalam tinjauan sistematis lainnya, orang dewasa lanjut usia dengan gangguan kognitif ringan dan penurunan kognitif subjektif yang secara teratur mengonsumsi blueberi, mengalami peningkatan signifikan dalam memori episodik.

2. Telur

Telur rebusMengonsumsi telur rebus saat sarapan juga bisa dipertimbangkan. Foto: Istimewa

Telur menjadi pilihan sarapan yang mudah, enak, dan bernutrisi. Di dalam telur terkandung nutrisi kolin yang berperan langsung dalam fungsi otak, termasuk produksi asetilkolin atau neurotransmitter yang terlibat pada memori dan pembelajaran.

Dalam uji coba terkontrol secara acak di tahun 2023, orang dewasa yang mengonsumsi sekitar 300 miligram kolin dari telur per hari selama 12 minggu mengalami peningkatan dalam memori verbal.

Kandungan asam lemak omega-3 di dalam telur juga bagus untuk kesehatan dan fungsi otak.

3. Jamur

jamurMengonsumsi jamur saat sarapan juga bisa bantu meningkatkan konsentrasi otak. Foto: iStock

Tak sekadar menjadi bahan pelengkap dalam sebuah hidangan, jamur juga bisa dikonsumsi sebagai makanan utama saat sarapan.

"Alasan bagus memulai hari dengan jamur karena terbukti menstabilkan suasana hati dan mengurangi kelelahan mental hingga enam jam," ujar ahli Moon.

Jamur juga bisa meningkatkan fungsi kognitif tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi juga dalam jangka waktu lebih lama.

Jamur juga menawarkan senyawa bioaktif, seperti ergothioneine, hericenones, dan erinacines yang berfungsi sebagai pelindung saraf. Senyawa-senyawa ini mampu menembus hambatan darah otak dalam melawan peradangan, meningkatkan fungsi kognitif, dan merangsang pertumbuhan sel saraf baru sejak pagi hari.

4. Alpukat

Manfaat alpukat sudah tidak perlu diragukan lagi. Makanan ini memang cocok dikonsumsi saat sarapan karena mengandung lutein, sebuah antioksidan yang penting untuk kesehatan otak.

Kadar lutein lebih tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan kinerja kognitif, termasuk memori dan pemecah masalah.

Ahli Brazilian menambahkan bahwa nutrisi dalam alpukat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan serat, mendukung aliran darah dan membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil.

5. Kacang walnut

Jenis kacang ini mungkin tidak terlalu populer di Indonesia. Namun, jika menemukannya di supermarket, kamu bisa coba beli dan mengonsumsinya saat sarapan.

Kacang ini punya cangkang keras, daging berlekuk-lekuk, dan tekstur renyah. Rasanya gurih, nutty, dan ada sedikit sentuhan rasa mentega. Tetapi memang terkadang sedikit pahit khas.

Kacang walnut bagus untuk kesehatan otak karena hasil sebuah studi kecil tahun 2025 menemukan bahwa orang dewasa berusia 18-30 tahun yang mengonsumsi walnuts, akan lebih cepat bereaksi dan kinerja memorinya lebih baik sepanjang hari dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi sarapan tanpa walnuts.

Ahli asal Brazil pun menyarankan untuk memasukkan walnuts atau kacang-kacangan lain ke dalam menu sarapan, seperti dimasukkan ke yogurt hingga oatmeal.

Halaman 2 dari 2

(aqr/adr)