Transaksi Digital BTN Capai 1,74 Miliar, Tumbuh 146% Per Juli 2026

ILUSTRASI. Hingga Juli 2026, jumlah transaksi digital BTN mencapai 1,74 miliar transaksi atau tumbuh 146% secara tahunan.(KONTAN/Baihaki)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatat pertumbuhan transaksi digital yang signifikan. Hingga Juli 2026, jumlah transaksi digital BTN mencapai 1,74 miliar transaksi atau tumbuh 146% secara tahunan (year on year/yoy).

Sejalan dengan itu, nilai transaksi digital BTN mencapai Rp 106,46 triliun atau meningkat 40% yoy. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan transaksi pembayaran digital industri yang mencapai 28,69% yoy per Juli 2026 berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI).

SEVP Digital Business BTN Thomas Wahyudi menyebut, peningkatan transaksi digital menunjukkan semakin tingginya aktivitas nasabah dalam memanfaatkan layanan perbankan dan pembayaran digital BTN.

Baca Juga: BSI Gandeng MBC Gold Perkuat Ekosistem Investasi Emas Syariah

"Sejalan dengan pertumbuhan transaksi digital nasional, transaksi digital BTN juga terus menunjukkan pertumbuhan yang positif," ujar Thomas kepada Kontan, Jumat (21/9/2026).

Thomas bilang pertumbuhan transaksi terutama didorong oleh balé by BTN, superapp milik BTN yang menjadi salah satu kanal utama transaksi perbankan dan pembayaran digital nasabah.

Sejumlah layanan yang menopang aktivitas transaksi di balé by BTN antara lain transfer melalui BI-FAST, transfer antar rekening BTN maupun antarbank, pembayaran menggunakan QRIS, pembelian token listrik, pembayaran berbagai tagihan seperti PDAM, hingga top up dompet digital (e-wallet).

Thomas menyebut, peningkatan aktivitas transaksi digital juga mulai memberikan kontribusi terhadap bisnis BTN, baik dari sisi pendapatan maupun penghimpunan dana.

Baca Juga: Jaga Likuiditas Perbankan, Pemerintah Tetap Tempatkan SAL Rp 200 Triliun di Bank

"Hal ini menunjukkan bahwa kanal digital tidak hanya mendorong aktivitas transaksi, tetapi juga semakin memperkuat ekosistem digital BTN serta memperdalam hubungan BTN dengan nasabah," katanya.

Untuk sisa tahun ini, Thomas bilang pihaknya menargetkan 2,5 miliar transaksi digital pada akhir 2026. Target tersebut akan dikejar melalui penguatan ekosistem digital, penambahan variasi layanan, serta program promosi dan apresiasi untuk meningkatkan aktivitas transaksi nasabah.

"Dengan langkah tersebut, BTN optimis dapat terus mendorong pertumbuhan transaksi digital sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pendapatan dan pertumbuhan bisnis Bank secara berkelanjutan," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • transaksi digital
  • transaksi digital BTN
  • layanan digital BTN