Liputan6.com, Jakarta - Tribun VVIP final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey diperkirakan diwarnai tensi diplomatik. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan hadir saat Spanyol menghadapi Argentina pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertemuan keduanya terjadi di tengah relasi yang belum sepenuhnya mereda.
Ketegangan itu berakar pada perdebatan anggaran pertahanan dalam kerangka NATO serta sikap Madrid ketika Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran, dilansir Reuters. Undangan untuk kepala negara menempatkan kedua pemimpin pada area khusus penonton VIP di stadion.
Kantor Sanchez menyatakan pada Jumat bahwa ia akan terbang ke New Jersey untuk menyaksikan partai puncak tersebut.
"Sanchez akan berada di New Jersey untuk menyaksikan pertandingan tersebut, demikian pernyataan dari kantornya pada hari Jumat. Di sana, Trump berpotensi menyerahkan trofi juara kepada tim Spanyol yang akan bertanding melawan Argentina," tulis media.
Ketegangan Soal Target NATO dan Ancaman Dagang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528209/original/015044100_1773253362-Untitled.jpg)
Perbesar
Donald Trump berulang kali mengkritik Spanyol atas penolakan pemerintah negara tersebut untuk berkomitmen pada target NATO yang meminta alokasi lima persen dari PDB untuk anggaran pertahanan. Perselisihan itu disertai ancaman pembalasan di sektor perdagangan dari pihak Amerika Serikat.
Ancaman terbaru mencuat pada awal bulan ini di KTT NATO di Ankara, Turki, yang berlangsung pada 7-8 Juli 2026. Dalam forum tersebut, nada keras Washington kembali terdengar sebelum kemudian mereda.
"Trump menginstruksikan para penasihatnya untuk menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol, termasuk agenda kunjungan. Pemimpin AS tersebut belakangan melunakkan nadanya dan mengatakan bahwa Spanyol telah memenuhi permintaan pembayaran serta bersikap sangat murah hati," tulis laporan tersebut.
"Pernyataan ini dipahami oleh pemerintahan Sanchez sebagai rujukan atas kepatuhan Madrid terhadap target anggaran pertahanan yang disepakati sebelumnya, yaitu sebesar dua persen dari PDB."
Sanchez, Sikap Pada Serangan Iran, dan Komunikasi Terbaru
Pada awal tahun ini, Madrid membuat geram pemerintahan Trump karena menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militer dan ruang udara Spanyol ketika Amerika Serikat menyerang Iran. Sanchez saat itu menyampaikan bahwa Spanyol mengupayakan hubungan terbaik dengan para sekutunya.
Di sela pertemuan para pemimpin, komunikasi informal sempat terjadi. Dilaporkan ada percakapan bersahabat yang hanya menyentuh sejumlah topik ringan.
"Pemimpin Spanyol itu memang kerap bepergian ke Amerika Serikat selama masa jabatannya, sebagian besar untuk menghadiri pertemuan Majelis Umum PBB di New York. Ia juga pernah mengunjungi Washington pada 2023 untuk pertemuan bilateral dengan mantan Presiden AS, Joe Biden," lanjut laporan tersebut.
Menurut rencana, Keluarga Kerajaan Spanyol—Raja Felipe, Ratu Letizia, Putri Leonor, dan Infanta Sofia—juga mengonfirmasi kehadiran mereka pada laga final.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Pimpin Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Mbappe: Messi Masih Mungkin Mengejar