Jakarta -
Smartphone kini bukan lagi sekadar alat komunikasi. Bagi pebisnis, eksekutif, hingga pekerja hybrid, ponsel juga berfungsi sebagai kantor berjalan untuk mengelola dokumen, menghadiri rapat virtual, hingga berkomunikasi dengan klien kapan saja.
Di segmen premium, Samsung kembali menghadirkan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai penerus lini ponsel lipatnya. Tak hanya menawarkan desain yang semakin tipis dan premium, perangkat ini juga dibekali fitur produktivitas yang diklaim mampu menggantikan sebagian fungsi laptop dalam berbagai kondisi.
Lantas, apakah Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra layak menjadi pilihan bagi pelaku bisnis di Indonesia?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Layar Besar, Kerja Jadi Lebih Nyaman
Nilai jual utama Galaxy Z Fold8 Ultra tentu berada pada layar lipatnya. Saat dibuka, pengguna mendapatkan area kerja yang jauh lebih luas dibanding smartphone konvensional. Hal ini terasa membantu ketika membuka file Excel, PowerPoint, PDF, maupun Word secara bersamaan.
Membaca proposal, melakukan revisi presentasi, hingga mengecek laporan keuangan terasa lebih nyaman karena tampilan layar menyerupai tablet mini. Bagi pekerja yang sering berpindah tempat, pengalaman ini menjadi nilai tambah karena tidak selalu harus membuka laptop.
Di Galaxy Z Fold8 Ultra, Samsung menghadirikan inovasi Flex Titanium. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan ketahanan layar, mengurangi tampilan lipatan (crease), sekaligus mempertahankan desain perangkat yang tetap tipis.
Multitasking Jadi Senjata Utama
Salah satu keunggulan Galaxy Z Fold8 Ultra adalah kemampuan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Beberapa di antaranya:
Multi Window: Memungkinkan pengguna membuka beberapa aplikasi dalam satu layar, misalnya mengikuti meeting melalui Microsoft Teams atau Google Meet sambil mengakses Microsoft Excel, Samsung Notes, atau email tanpa perlu berpindah aplikasi.
Pintasan atau Shortcut App Pair: Pengguna dapat mengatur kombinasi aplikasi favorit, seperti Microsoft Teams, Samsung Notes, dan Outlook, agar dapat dibuka bersamaan hanya dengan satu sentuhan sehingga lebih menghemat waktu sebelum memulai aktivitas.
Dengan kombinasi kedua fitur tersebut, Galaxy Z Fold8 Ultra membantu aktivitas multitasking terasa lebih praktis dan efisien, terutama bagi pengguna yang sering berpindah antar aplikasi untuk bekerja atau mengelola berbagai tugas dalam satu waktu.
Samsung DeX, Smartphone Berasa PC
Fitur Samsung DeX masih menjadi salah satu alasan utama banyak profesional memilih perangkat Samsung. Cukup menghubungkan Galaxy Z Fold8 Ultra ke monitor atau Smart TV, pengguna langsung mendapatkan tampilan desktop layaknya komputer.
Keyboard dan mouse Bluetooth juga dapat langsung digunakan sehingga pengalaman bekerja terasa seperti menggunakan PC. Untuk presentasi, membuka dashboard bisnis, hingga mengedit dokumen Office, Samsung DeX menjadi solusi ketika laptop tertinggal.
Untuk memaksimalkan fitur ini, simpan file kerja di OneDrive atau Google Drive. Saat menggunakan Samsung DeX, seluruh dokumen dapat langsung diakses tanpa perlu memindahkan file secara manual.
Galaxy AI Bantu Produktivitas
Samsung juga menyematkan berbagai fitur Galaxy AI yang semakin relevan bagi kebutuhan profesional. Beberapa fitur yang terasa berguna antara lain:
Ringkasan otomatis hasil meeting.
Penerjemah real-time saat berbicara dengan klien asing.
Bantuan menyusun e-mail.
Transkripsi percakapan menjadi teks.
Ringkasan dokumen yang panjang.
Bagi pebisnis yang sering berinteraksi dengan klien internasional, fitur penerjemahan secara langsung menjadi salah satu nilai tambah. Pengguna juga bisa mengakses fitur Interpreter ketika bertemu klien luar negeri agar komunikasi berlangsung lebih lancar tanpa harus berpindah aplikasi.
Baterai dan Performa
Dengan chipset flagship terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, Galaxy Z Fold8 Ultra mampu menjalankan berbagai aplikasi produktivitas tanpa hambatan. Membuka puluhan tab browser, menjalankan Microsoft Office, melakukan video conference, hingga berpindah aplikasi berlangsung mulus.
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra dibekali baterai dengan kapasitas 5.000 mAh. Untuk penggunaan kerja seharian, daya tahan baterainya tergolong memadai, meski pengguna dengan mobilitas sangat tinggi tetap disarankan membawa charger atau power bank jika harus mengikuti meeting virtual dalam durasi panjang.
Kelebihan dan Kekurangan Galaxy Z Fold8 untuk Kebutuhan Bisnis
| Kelebihan | Kekurangan |
| Layar besar memudahkan membaca dokumen. | Harga masih tergolong premium. |
| Mendukung multitasking dengan fitur Multi Window dan App Pair. | Bobot lebih berat dibanding smartphone biasa. |
| Samsung DeX dapat digunakan untuk menunjang pekerjaan ringan layaknya PC. | Tidak semua aplikasi Android telah dioptimalkan untuk layar lipat. |
| Galaxy AI mendukung berbagai aktivitas produktivitas. | Pengisian daya belum menjadi yang tercepat di kelas flagship. |
| Slimmest Fold ever dengan desain premium, hanya 4,1 mm saat dibuka dan 8,9 mm saat dilipat. | |
| Cocok untuk pekerja hybrid maupun pengguna yang sering beraktivitas secara mobile. |
Apakah Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra Layak Dibeli untuk Bisnis?
Bagi pengguna yang hanya membutuhkan smartphone untuk komunikasi dan media sosial, Galaxy Z Fold8 Ultra mungkin terasa berlebihan. Namun bagi pengusaha, CEO, sales profesional, konsultan, hingga pekerja hybrid yang sering berpindah lokasi, perangkat ini menawarkan pengalaman bekerja yang berbeda.
Kombinasi layar besar, multitasking, Samsung DeX, dan Galaxy AI membuat Galaxy Z Fold8 Ultra lebih dari sekadar smartphone. Jika produktivitas menjadi prioritas utama, Galaxy Z Fold8 menjadi salah satu HP untuk bisnis terbaik yang tersedia di Indonesia pada 2026.
FAQ
Apakah Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra cocok untuk bisnis?
Ya. Galaxy Z Fold8 cocok untuk pebisnis, pekerja hybrid, dan profesional yang membutuhkan multitasking, layar besar, serta fitur produktivitas seperti Samsung DeX dan Galaxy AI.
Bisakah Galaxy Z Fold8 Ultra menjalankan Microsoft Office?
Bisa. Microsoft Word, Excel, PowerPoint, Outlook, hingga Teams dapat berjalan dengan baik dan memanfaatkan layar besar untuk meningkatkan produktivitas.
Apakah Samsung DeX bisa menggantikan laptop?
Untuk pekerjaan ringan hingga menengah seperti presentasi, mengetik dokumen, mengelola e-mail, dan meeting online, Samsung DeX mampu menjadi alternatif laptop.
Siapa yang paling cocok menggunakan Galaxy Z Fold8 Ultra?
Pebisnis, pengusaha, eksekutif, konsultan, sales profesional, content creator, hingga pekerja remote yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan mobilitas tinggi.
(anl/ega)
TAGSLIHAT LAINNYA