Padang (ANTARA) - Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang akan menggelar Fun Run 2026 sejauh lima kilometer pada Sabtu, 10 Oktober 2026 dalam rangka menyemarakkan kegiatan Pertemuan Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) dengan titik kegiatan di kawasan Jembatan Siti Nurbaya, Padang.
Ketua Panitia APTFI 2026 apt. Eka Desnita, M.Farm., di Padang, Selasa mengatakan kegiatan itu mengajak peserta berolahraga sekaligus menikmati pesona kawasan Kota Tua Padang.
“Bayangkan memulai pagi di sekitar Jembatan Siti Nurbaya, dengan pemandangan Muaro, kapal-kapal yang bersandar, dan Gunung Padang di kejauhan. Kami ingin peserta membawa pulang pengalaman yang menyenangkan,” kata Eka.
Kawasan tersebut juga dikenal dengan bangunan-bangunan peninggalan masa kolonial Belanda. Seusai berlari, peserta dapat melanjutkan kunjungan untuk menikmati keindahan Pantai Padang.
Menurut Ketua Program Studi Farmasi Klinis Unbrah itu, Fun Run memberi kesempatan kepada peserta seminar, sivitas akademika, dan masyarakat untuk bertemu dalam suasana santai.
“Silakan ajak teman dan keluarga. Jarak 5K ini menjadi kesempatan untuk bergerak bersama, menikmati Padang, dan ikut menyemarakkan pertemuan APTFI,” ujarnya.
Panitia menyediakan jersey lari dan nomor peserta. Pelari yang mencapai garis finis akan memperoleh medali, sementara selama kegiatan tersedia titik penyediaan air minum dan makanan serta minuman penyegar.
Peserta juga berkesempatan memperoleh hadiah undian, produk sponsor, dan voucer diskon 20 persen G-Sport Center. Biaya pendaftaran Fun Run ditetapkan Rp180.000 per orang.
Pendaftaran dilakukan melalui semnasaptfi2026.unbrah.ac.id hingga Rabu, 30 September 2026, pukul 23.59 WIB. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dari Brahmantio melalui nomor 0822 1025 7907.
Peserta terdaftar dapat mengambil race pack di Hotel ZHM Premiere pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 12.00–17.00 WIB, dengan menunjukkan kode tiket atau barcode pendaftaran.
Fun Run merupakan bagian dari rangkaian Seminar Nasional dan Rakernas APTFI 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober di Padang.
Mengusung tema digitalisasi informasi obat herbal terstandar untuk mendukung pariwisata kesehatan di Sumatera Barat, rangkaian kegiatan diawali dengan lokakarya pada 8 Oktober 2026
Seminar nasional pada 9 Oktober 2026 direncanakan menghadirkan pembicara dari Indonesia dan luar negeri, antara lain Prof. Alan Lau dari University of Illinois Chicago dan Surakit Nathisuwan dari Mahidol University.
Selain Fun Run dan wisata pada 10 Oktober 2026, rangkaian APTFI juga memuat rencana pemeriksaan gula darah dan asam urat serta kegiatan donor darah yang tergabung dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Eka mengharapkan dosen bidang kesehatan baik peserta maupun yang ada di Sumbar turut bergabung dalam pengabdian kepada masyarakat pada hari ketiga. Menurutnya, informasi SKP pengabdian dapat diakses melalui akun SATUSEHAT pada laman Kementerian Kesehatan.*