Cianjur (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menilai tugu ayam pelung yang dibuat dari ratusan knalpot bising hasil razia Polres Cianjur, bukan sekadar monumen namun menjadi pengingat bagi orangtua agar memberikan perhatian pada anaknya.
"Tugu ayam pelung di jalur utama Kabupaten Cianjur ini, menjadi pesan tidak ada lagi pengendara yang menggunakan knalpot bising pada sepeda motornya," kata Pipit usai meresmikan tugu ayam pelung dari knalpot bising di Cianjur, Rabu.
Dia menjelaskan tugu setinggi tiga meter berbentuk ayam pelung di pintu masuk Kota Cianjur, merupakan monumen bagi pengendara dan orang tua agar memberikan perhatian pada anak untuk selalu mematuhi aturan lalulintas dan tidak melakukan pelanggaran.
"Sehingga ke depan tidak ada lagi pengendara terutama anak remaja di Cianjur menggunakan knalpot bising pada sepeda motornya yang dapat mengganggu pendengaran dan kenyamanan pengendara lainnya termasuk masyarakat," katanya.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan tugu ayam pelung sebagai ikon Kabupaten Cianjur dibuat menggunakan knalpot bising sebanyak 349 buah dibangun di simpang empat Jalan Dr Muwardi, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Jalan Raya Bandung.
"Tugu yang terletak di pintu masuk kota Cianjur dibangun selain mempercantik pemandangan bertujuan sebagai pengingat agar para pengendara tidak menggunakan lagi knalpot bising pada kendaraan-nya karena razia knalpot bising akan terus digelar," katanya.
Selama beberapa bulan terakhir ungkap dia, pihaknya menindak lebih kurang 5.424 kendaraan bermotor, 3.060 diantaranya ditindak karena menggunakan knalpot bising, sehingga pemilik diminta mengganti dengan knalpot original buatan pabrik.
"Dari ribuan knalpot bising tersebut, kami membuat tugu dengan ciri khas Cianjur ayam pelung berbahan knalpot bising sebanyak 349 buah, sedangkan sisanya nanti akan dimusnahkan," katanya.
Dia menambahkan, guna memastikan tidak ada lagi pengendara yang melanggar razia knalpot bising akan terus digelar guna menciptakan Cianjur yang aman dan nyaman tanpa kebisingan serta menekan angka pelanggar aturan lalulintas.
"Tidak berhenti setelah tugu dari knalpot bising diresmikan, petugas akan terus menggencarkan razia secara acak guna memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan pengendara terutama pengguna knalpot bising," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapolda Jabar: Tugu ayam pelung dari knalpot sebagai pengingat
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.