Ustadz Luthfi kembali ungkit tentang ikhlas - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Ustadz H Luthfi Syarkawi Thayib dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mengungkit tentang ikhlas. 

"Ikhlas itu penting, terutama dalam melakukan amal ibadah. Karena dari ikhlas itulah mendapatkan ridha Allah SWT,," katanya di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut sesudah Shalat Subuh, Sabtu. 

Ustadz muda tersebut mengemukakan itu dalam kajian rutin "Kalam Hikmah" Ibnu Athaillah Askandari, seorang ahli sofi dunia Islam asal Mesir sekitar abad XII sebagai lanjutan materi tausyiah pekan lalu dengan topik rohnya amal ibadah ialah ikhlas. 

Secara umum atau garis besar, ustadz keluaran Pondok Pesantren (Ponpes)! Darussalam Martapura (40 km dari Banjarmasin), ibukota Kabupaten Banjar, Kalsel itu menerangkan, bahwa ikhlas pada dasarnya ada tiga tingkatan. 

Ia menjelaskan, tingkatan pertama ikhlasnya orang "awam" (orang yang tidak begitu tahu), serta kedua "khawas" dan tingkatan ketiga "khawasul khawas" atau orang-orang yang sangat khusus/ golongan yang berada pada tingkat paling istimewa. 

"Kalau ikhlasnya orang  awam beramal ibadah masih mengharapkan imbalan duniawi. Ikhlas orang khawas hanya mengharapkan balasan surga. Sedangkan ikhlasnya orang khawasul khawas tidak mengharapkan apa-apa, kecuali ridha Allah semata," ujarnya. 

Pada kesempatan itu, Ustadz Luthfi juga mengungkapkan Hadits Rasulullah Muhammad SAW yang menyatakan; orang-orang mendapat perlindungan ketika di Padang Mahsyar. Karena Padang Mahsyar pada kiamat orang-orang mencari perlindungan. . 

Ustadz H Luthfi Syarkawi Thayib saat tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin sesudah Shalat Subuh, Sabtu (22/8/2026). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

Ia menyebutkan, sebagaimana Hadits Rasulullah SAW ada tujuh golongan yang mendapatkan perlindungan saat di Padang Mahsyar antara lain pemimpin yang adil, pemuda yang hatinya tertaut/mencintai masjid, serta seorang muslimin dan muslimah yang juga mencintai masjid. 

"Pengertian mencintai masjid yaitu selalu ingin melakukan ibadah di masjid seperti shalat berjamaah serta menjaga kebersihan dan kebagusan masjid," demikian Ustadz Luthfi Syarkslawi Thayib. 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.