VIral Kisah Perjuangan Anak Tukang Taman Lulus S2 Cumlaude dari Undip

Semarang -

Kisah haru sekaligus menginspirasi datang dari seorang wisudawan Magister (S2) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip).

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @kriskrissss_, pria tersebut membagikan momen kebahagiaannya saat merayakan kelulusan magister berpredikat cumlaude bersama kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai petugas kebersihan dan perawatan taman (tukang taman) di lingkungan kampus tempatnya menimba ilmu.

Perjuangan menyelesaikan studi jenjang magister bukanlah hal yang mudah baginya. Terlebih ia harus membagi waktu antara bekerja dan berkuliah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun kedua orang tuanya tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi dan tidak memahami istilah-istilah akademis seperti SKS maupun tesis, dukungan moral serta doa tulus yang tiada henti menjadi bahan bakar utamanya untuk terus melangkah hingga garis akhir. Ia mengungkapkan betapa besarnya peran dan motivasi tak terputus dari orang tuanya di tengah rasa lelah yang kerap menghampiri.

"Setiap kali aku ngeluh capek kerja sekaligus kuliah, mereka cuma bilang 'terusno, ojo mandheg' (lanjutkan, jangan berhenti). Doa yang nggak pernah putus, walau nggak pernah diucap keras-keras," tulisnya dalam unggahan tersebut, yang memperlihatkan kebanggaannya berfoto memakai toga tepat di taman indah hasil kerja keras kedua orang tuanya.

Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua.Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua. Foto: Dok. Instagram @kriskrissss_.

Momen haru tersebut terekam dalam potret hangat di depan kampus FISIP Undip, tempat Kris berdiri bangga mengenakan jubah toga lengkap dengan kalung wisudawan berpredikat cumlaude. Di sisinya, kedua orang tuanya tampak tersenyum lebar dengan pakaian kerja khas mereka, sang bapak mengenakan kaos lengan panjang oranye dipadu celana pendek yang dilapisi boots karet tinggi sambil menggenggam kapor/alat kebun, sementara sang ibu tampil bersahaja dengan hijab, topi caping penahan panas, dan sepatu boots senada.

Kontrasnya pakaian akademis yang megah dengan seragam kerja kebun yang sederhana justru mempertegas perjuangan keluarga ini. Foto itu seolah memperlihatkan bagaimana tangan-tangan yang merawat taman kampus berhasil mengantarkan sang anak meraih prestasi akademisnya.

Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua.Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua. Foto: Dok. Instagram @kriskrissss_

Unggahan Kris yang membagikan momen wisudanya itu viral di media sosial dan mendapatkan lebih dari 21.500 Likes di Instagram. Warganet pun memberikan ucapan untuk kelulusannya.

"Proud of you, Mas Kriss 🙌🙌 the one and only yg kumloddd seletting dong hahahaha
Seneng bgt bisa jadi saksi pencapaianmu yg kerennn inii !!!!! Ditunggu eksekusi Ph.d nyaaaa 🔥🔥🔥," ucap pengguna Instagram @alfiyannursaputri.

"Selamat yaa Kriss untuk gelar barunya. Semoga berkah barokah selalu. Keren banget konsep fotonya dan tulisannya mengandung bawang. 👏👏," takjub akun @asrofee.

"Selamat yah kriss.. ❤️❤️ Semakin sukses dan bermanfaat ilmunya yah..." timpal akun @hanaresila.

Konfirmasi Wolipop

Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua.Momen haru lulusan S2 FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Kristiyawanto rayakan kelulusan bersama orang tua yang merupakan tukang taman kampus. Ia persembahkan gelar cumlaude untuk kedua orang tua. Foto: Dok. Instagram @kriskrissss_

Wolipop telah menghubungi wisudawan bernama lengkap Kristiyawanto, M.Si. yang viral usai mengunggah momen wisudanya. Ia meluruskan bahwa kedua orang tuanya bukanlah pegawai tetap di kampus, melainkan pekerja harian lepas.

"Ibu dan bapak ini pekerja panggilan untuk menanam dan merawat tanaman. Mereka bergantung dari orang lain yang membutuhkan jasa mereka," ungkap lulusan Magister Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP, kepada Wolipop.

Sesi pemotretan yang viral itu pun berawal dari ide dan pengalaman pribadinya yang sangat membekas. Ia mengenang momen unik saat dirinya tengah menimba ilmu di dalam gedung FISIP, sementara kedua orang tuanya sedang berkeringat merawat taman di area luar gedung yang sama. Momen foto wisuda di taman itu pun menjadi ajang nostalgia yang membahagiakan bagi mereka bertiga.

(gaf/eny)