Virus West Nile di Belanda naik jadi 18 kasus, 3 orang tewas

Virus West Nile di Belanda naik jadi 18 kasus, 3 orang tewas

Jumat, 11 September 2026 11:59 WIB

Image Print

ilustrasi penanganan virus west nile/ HO- Anadolu/www.aa.com.tr

Istanbul (ANTARA) - Sembilan kasus baru virus West Nile telah dilaporkan di Belanda sejak Kamis lalu, menjadikan total infeksi di Belanda tahun ini sebanyak 18 kasus, menurut pernyataan Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM).

Lembaga penyiaran NOS melaporkan bahwa tiga orang telah meninggal dunia akibat virus tersebut di Belanda tahun ini, meningkat dari satu kematian yang dilaporkan pekan lalu, menurut institut tersebut.

Kasus-kasus infeksi itu tercatat di provinsi Utrecht, North Brabant, North Holland, South Holland, Overijssel dan Gelderland, kata RIVM.

Salah satu kasus teridentifikasi melalui studi ilmiah yang dilakukan oleh bank darah Sanquin Research, sementara pasien lainnya didiagnosis setelah dirawat di rumah sakit akibat munculnya gejala penyakit itu, demikian menurut institut tersebut.

Seorang perempuan dari Drenthe juga meninggal dunia akibat virus West Nile pada awal tahun ini, namun dia tidak dimasukkan dalam statistik Belanda karena dia tertular infeksi tersebut di Eropa Tenggara.

Virus West Nile terutama ditemukan pada burung dan dapat menular ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.

Nyamuk rumah biasa dapat terinfeksi setelah mengisap darah burung pembawa virus, lalu menularkan virus tersebut kepada manusia dan hewan lainnya.

Menurut RIVM, virus tersebut tidak dapat menular antarmanusia.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus virus West Nile di Belanda naik jadi 18, tiga orang meninggal dunia

Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.