Wabah infeksi parasit Cyclospora di Amerika Serikat kian mengkhawatirkan setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan penyebarannya telah meluas ke sembilan negara bagian.
Wabah yang diduga terkait dengan konsumsi selada iceberg cincang itu menjadi kejadian cyclosporiasis terbesar yang tercatat di AS sepanjang tahun 2026.
Empat negara bagian terbaru yang masuk dalam daftar wilayah terdampak adalah Illinois, Kansas, Oklahoma, dan Pennsylvania.
Keempatnya bergabung dengan Indiana, Kentucky, Ohio, West Virginia, serta Michigan yang menjadi episentrum penyebaran.
Cyclospora merupakan parasit mikroskopis yang umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius, termasuk diare berat yang dalam sejumlah kasus memerlukan perawatan di rumah sakit.
Meski demikian, hingga kini belum ada laporan kematian akibat infeksi tersebut.
CDC mencatat sedikitnya 1.947 orang yang terinfeksi Cyclospora mengaku sempat menyantap makanan di jaringan restoran Taco Bell di sembilan negara bagian tersebut.
Kasus yang berkaitan dengan selada iceberg mulai teridentifikasi sejak 22 Juni hingga 20 Juli. Jumlah itu diperkirakan masih dapat bertambah karena data federal masih tertinggal dibandingkan laporan dari masing-masing negara bagian.
Penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengarah pada selada iceberg cincang yang dipasok Taylor Farms dari fasilitasnya di Guanajuato, Meksiko.
Pekan lalu, Taylor Farms menarik secara sukarela seluruh produk selada iceberg dari fasilitas tersebut, sementara Taco Bell menghentikan penggunaan produk yang diduga terkontaminasi di seluruh gerainya yang terdampak.
Meski otoritas kesehatan Meksiko menyatakan hasil uji terhadap sampel selada dan air dari fasilitas tersebut negatif Cyclospora, FDA tetap berpegang pada hasil investigasinya.
"FDA masih menganggap selada iceberg perusahaan tersebut sebagai kemungkinan sumber wabah," bunyi pernyataan tersebut dikutip Minggu, 26 Juli 2026.
Sementara itu, FDA juga masih menyelidiki wabah Cyclospora lain yang diduga berkaitan dengan produk pangan berbeda yang hingga kini belum diidentifikasi.
Di tengah meningkatnya perhatian publik, Presiden Donald Trump ikut menyinggung wabah tersebut.
"AS akan mengenakan 'tarif besar' pada Meksiko 'karena selada itu','" kata Trump pada Jumat, meski belum jelas apakah pernyataan itu disampaikan secara serius.
Di sisi lain, Taylor Farms juga menuai kritik karena dianggap kurang transparan dalam menyampaikan informasi penarikan produk kepada konsumen, bahkan sempat mengklaim FDA telah meminta maaf atas hasil uji positif palsu sebelum akhirnya diklarifikasi dan dibantah oleh badan tersebut.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.