Wamen Stella Sebut Jepang Tawarkan 100 Ribu Loker untuk WNI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:40 WIB

VIVA –Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie menyebut Jepang menawarkan kesempatan kerja bagi 100.000 warga negara Indonesia (WNI) setiap tahun. Informasi tersebut ia terima dari Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco.

Baca Juga

"Ada berita baik yang saya dengar dari pak Sekjen (Sekertaris Jenderal) bahwa Jepang menawarkan kesempatan bekerja untuk 100.000 orang Indonesia," kata dia dikutip dari akun TikToknya @prof_stellachristie, Minggu 9 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut diungkap Stella, saat ini Jepang membutukan banyak tenaga kerja asing. Menyusul dengan kesempatan kerja sebanyak 100.000 oleh pemerintah Jepang, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknololgi (Mendiktisaintek), Prof.Brian Yuliarto akan membentuk satuan tugas (satgas). Nantinya satgas ini akan membawahi career center di perguran tinggi di Indonesia.

Baca Juga

"Mereka sangat butuh tenaga kerja itu baru spill awalnya akan segera dibentuk satgas. Pak Menteri memerintahkan dibentuk satgas untuk para career center di universitas-universitas memikirkan bagaimana kita bisa melatih tenaga kerja kita di kampus agar siap dikirim 100.000 orang per tahun ke Jepang," kata dia. 

Baca Juga

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia telah memiliki program G to G (Government to Government) ke Jepang. Ini adalah Kerjasama resmi antara pemerintah Indonesia dan Jepang untuk penempatan tenaga kerja posisi Nurse (Kangoshi) dan Careworker (Kaigofusuhishi). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk posisi Nurse (kaangoshi) sendiri memiliki syarat khusus lulusan D3/S1 keperawatan dengan pengalaman kerja dan memiliki STR. Sementara itu, careworker (kaigofukushishi) memiliki persyaratan lulusan D3 keperawatan, D3 kebidanan atau S1 keperawatan (beberapa ketentuan menyesuaikan batch aktif). Mereka yang ingin mendaftar juga harus memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Jepang (JLPT atau JFT) sesuai ketentuan dan lulus seleksi penempatan.

Untuk pendaftaran program G to G Jepang ini dilakukan secara resmi melalui situs Sisko2MIBP2MI. Nantinya peserta bisa membuat akun dan mendaftar secara online lalu lengkapi persyaratan seperti mengunggah dokumen yang dibutuhkan. Lalu mengikuti tahapan seleksi. 

Longsor di Nagano, Jepang

Longsor Terjang Nagano Jepang, 390 Orang Masih Terisolasi

Tanah longsor telah memutus salah satu ruas jalan di Prefektur Nagano, Jepang bagian tengah. Akibat bencana ini, sekitar 390 orang terisolasi, kata polisi setempat.

VIVA.co.id

9 Agustus 2026