Wamendagri dorong percepatan eliminasi TBC di Pulau Jawa

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya strategi terintegrasi untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) di Pulau Jawa dalam rangka pemenuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan upaya memerlukan kolaborasi lintas sektor, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi wilayah kunci dalam penanganan TBC secara nasional, seraya menegaskan tidak ada provinsi yang dikesampingkan dalam upaya tersebut.

"Saya dengan Wamenkes juga bukan mengesampingkan provinsi lain, tetapi akan fokus di Pulau Jawa," ujar Wiyagus dalam keterangannya d Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikan dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Provinsi Jawa Tengah di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/9).

Ia menjelaskan percepatan eliminasi TBC perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penemuan kasus, penanganan, hingga pencegahan penularan.

Pemerintah juga mendorong pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di daerah serta pengembangan gerakan Desa Siaga TBC dengan melibatkan pilar desa dan kader masyarakat.

Dalam upaya memutus rantai penularan, Wiyagus menekankan pentingnya penelusuran kontak erat penderita dan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT).

Baca juga: Wamenkes: Atasi TBC dari hulu perluas terapi pencegahan kontak serumah

Ia juga akan memantau secara berkala progres pemberian TPT untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

"Nanti saya per minggu, per dua minggu, saya pimpin langsung atau satu bulan saya hanya ngecek progres pemberian TPT kepada kontak erat," jelasnya.

Di sisi lain, Wiyagus mengapresiasi komitmen pemerintah daerah, termasuk dalam penyusunan dokumen rencana aksi untuk mendukung percepatan eliminasi TBC.

Ia berharap sinergi lintas sektor terus terjaga sehingga berbagai langkah yang telah disiapkan dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.

"Kita akan terus bekerja karena ini amanah konstitusi dan mimpi besar dari Bapak Presiden untuk mengeliminasi posisi kita di peringkat kedua dunia TB," tuturnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus; Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang mewakili Gubernur Jawa Tengah; dan juga Bupati Karanganyar Rober Christanto.

Baca juga: Wamendagri ajak mahasiswa jadi garda terdepan penanganan TBC

Baca juga: Indonesia terlibat aktif kembangkan vaksin untuk percepat eliminasi TB

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.