24 tim penyelamat ikuti lomba IMERC 2026 - ANTARA News Kalimantan Timur

Balikpapan (ANTARA) - Hari pertama lomba adu ketangkasan dan kecekatan dalam tantangan penyelamatan darurat oleh Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026, di Balikpapan, Jumat, langsung memainkan enam nomor lomba, termasuk vertical rescue yang menarik banyak penonton. Sebanyak 24 tim rescue atau tim penyelamat dari seluruh Indonesia berlaga sejak pukul 06.00 hingga pukul 18.00 Wita.

Vertical rescue atau penyelamatan dari ketinggian, di mana korban yang  berada di bawah dan cedera parah, ditolong dengan cara diamankan di dalam tandu dan ditarik ke atas setelah sebelumnya para penyelamat turun dengan berbagai peralatan untuk mencapai korban.

“Kejadian seperti ini bisa saja terjadi di tempat kerja teman-teman ini, misalnya ada personel jatuh ke jurang, atau terperosok ke lubang,” kata Ketua Panitia Pengarah IMERC 2026, dr David Winowatan di arena lomba yang juga arena latihan Garuda Rescue Nusantara (GRN) di Karang Joang, Kariangau, Km 13 Jalan Soekarno-Hatta.

Sebagian pengunjung dan penonton langsung ingat dengan upaya penyelamatan Yuliana Marin, turis Brazil yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani pada Juni 2025 lampau.

“Kita memang usahakan skenario kejadian dari peristiwa nyata yang pernah terjadi,” jelas dr David.

Tim Rescue Freeport menjadi yang terakhir berlaga sebelum waktu lomba habis pukul 18.00. Aksi tim asal Papua dengan seragam merah menyala itu mendapat sambutan meriah penonton, terutama di saat penyelamat yang bergantung pada tali yang membentang sepanjang 50 meter dari puncak gedung ke jangkar di tanah, berhenti, dan turun secara vertikal menuju korban di bawahnya.

Begitu pula ketika penyelamat berhasil menstabilkan korban, memuatnya ke dalam tandu bucket, dan bersama korban kembali ditarik naik secara vertikal ke arah tali yang membentang, lalu ditarik lagi ke ketinggian agar korban segera mendapatkan pertolongan lebih intensif.

“Ini semua perlu kekuatan fisik dan kerjasama tim yang prima,” kata salah satu juri, Hanny Runtuwene, yang tahun lalu menjadi manajer Tim Rescue Freeport berlaga di IMERC 2025.

Sementara itu tersebar di arena Garuda Rescue Nusantara juga berlangsung laga nomor-nomor lainnya, yaitu Penyelamatan Kecelakaan Jalan Raya, Penyelamatan dan Pertolongan Bawah Air, Penyelamatan di Ruang Sempit-Terbatas, serta Pemadaman Kebakaran Bangunan-Gedung.

Sekali lagi dr David menegaskan, bahwa seluruh skenario dirancang untuk menguji kesiapan peserta dalam merespons berbagai kondisi kedaruratan secara terukur dan profesional. Para penyelamat tidak hanya dituntut menguasai keterampilan penyelamatan, tetapi juga harus mampu berkomunikasi dan berkoordinasi secara efektif untuk memastikan setiap tindakan dilakukan secara aman dan tepat.

Di sisi lain, IMERC 2026 di Garuda Rescue Nusantara juga menjadi ajang berbagi dan bersilaturahmi antarpara penyelemat, khususnya penyelamat di sektor pertambangan batubara dan mineral.

Ketua Panitia Pengarah IMERC 2026 di GRN dr David Winowatan (ANTARA/novi abdi)

“Garuda Rescue Nusantara merupakan rumah bagi seluruh rescuer Indonesia. IMERC ini menjadi ajang untuk saling berbagi, saling menyamakan persepsi, dan meningkatkan kompetensi. Yang belum mengerti dapat bertanya, sementara yang sudah mengerti dapat berbagi,” ujar David.

IMERC 2026 juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung proses kompetisi dan berbagai simulasi penyelamatan. Seluruh rangkaian kegiatan di Training Ground GRN dapat disaksikan secara gratis.

Ajang ini juga terbuka untuk umum. Masyarakat bisa datang dan menonton langsung di lokasi  GRN di Km 13 Kariangau.

“Gratis. Kami ingin masyarakat juga tertarik, terinsipirasi, dengan dapat melihat langsung bagaimana para tim penyelamat menghadapi berbagai skenario keadaan darurat sekaligus mendapatkan gambaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, komunikasi, dan kerja sama dalam situasi kritis,” kata Ketua Yayasan GRN Adri Thanada.

IMERC akan berlangsung hingga 9 Agustus mendatang dengan laga puncak Fire Fighter Combat  Challenge digelar Minggu. ***

Pewarta: Novi Abdi
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.