Pemkot Banjarmasin terapkan layanan jemput bola percepat aktivasi IKD - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mulai menerapkan layanan jemput bola atau datang langsung ke masyarakat sebagai bagian dari percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada 2026.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan, pelaksanaan fasilitasi pendaftaran penduduk dengan layanan jemput bola ini sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri sekaligus verifikasi data kependudukan untuk mendukung program perlindungan sosial nasional.

Menurut dia, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai fondasi integrasi berbagai layanan pemerintah.

"IKD bukan sekadar versi digital dari KTP elektronik. Lebih dari itu, IKD merupakan pintu masuk menuju berbagai layanan pemerintah berbasis digital. Melalui IKD yang telah terverifikasi biometrik, penyaluran bantuan sosial akan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," jelasnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menerbitkan dua surat edaran untuk mendorong percepatan aktivasi IKD yang melibatkan seluruh perangkat daerah, camat, lurah, RT/RW, kader PKK, kader Posyandu, kader Dasawisma hingga Tim Pendamping Keluarga.

"Salah satu strategi yang kita lakukan adalah melalui layanan jemput bola. Petugas hadir langsung ke tengah masyarakat, baik di kelurahan maupun pada berbagai kegiatan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, lanjut Yamin, layanan aktivasi IKD juga tersedia setiap hari kerja di Disdukcapil, UPTD Disdukcapil Kecamatan, Mall Pelayanan Publik, hingga di Siring Menara Pandang setiap Sabtu dan Minggu.

Yamin pun mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan layanan tersebut agar semakin mudah mengakses berbagai pelayanan publik digital di masa mendatang.

"Mari segera aktifkan Identitas Kependudukan Digital kita. IKD bukan hanya memudahkan pengurusan administrasi kependudukan, tetapi juga menjadi fondasi berbagai layanan publik digital di masa depan. Saya juga mengajak seluruh camat, lurah, RT/RW, kader, dan agen perlindungan sosial untuk terus menjadi penggerak dan edukator agar setiap warga memahami manfaat IKD," tuturnya.

Pewarta: Sukarli
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.