Acer dorong sekolah di Jatim terapkan "coding" dan AI - ANTARA News Jawa Timur

memastikan teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun cara berpikir

Surabaya (ANTARA) - Acer Indonesia mendorong sekolah di Jawa Timur memperkuat penerapan coding dan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung transformasi pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Products & Solutions Director Acer Indonesia Riko Gunawan mengatakan penerapan teknologi dalam pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkannya di ruang kelas, tetapi harus mampu membangun cara berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

“Transformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas, tetapi yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun cara berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah,” kata Riko dalam keterangannya di Surabaya, Kamis.

Ia menjelaskan, keterampilan coding dan AI menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pendidik dan siswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi.

Menurut dia, Acer Edu Tech 2026 menjadi ruang kolaborasi antara industri, akademisi, pemerintah, dan komunitas pendidikan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Widya Mandala Surabaya Prof. Anita Lie mengatakan transformasi menuju sekolah masa depan tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi.

“Sekolah masa depan adalah sekolah yang mampu terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan, tanpa kehilangan tujuan utama pendidikan,” katanya.

Ia menjelaskan teknologi, termasuk coding dan AI, perlu digunakan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membentuk karakter siswa.

“Transformasi pendidikan harus dimulai dari visi sekolah yang kuat, pendidik yang terus berkembang, dan ekosistem yang mendukung setiap siswa mencapai potensinya,” tuturnya.

Acer Edu Tech 2026 diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang terdiri atas kepala sekolah, guru, pengelola institusi pendidikan, akademisi, serta perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan bidang pendidikan.

Forum tersebut membahas tantangan, kebutuhan, dan praktik penerapan teknologi dalam pembelajaran, termasuk kesiapan sekolah, kompetensi pendidik, serta pendekatan pedagogis agar teknologi memberikan manfaat nyata dalam proses belajar.

Selain Prof. Anita Lie, Acer Edu Tech 2026 menghadirkan Guru Besar Program Studi Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Andi Kristanto untuk membahas pentingnya pembelajaran AI dan coding dalam dunia pendidikan.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.