Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:28 WIB
VIVA – Konflik antara sejumlah konfederasi sepakbola dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, mulai memunculkan dinamika baru di tubuh sepak bola Asia.
Baca Juga
Di tengah sikap tegas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang meminta Infantino mundur, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) justru mengambil posisi berbeda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PSSI menjadi salah satu anggota AFC yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino.
Baca Juga
Sikap tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya Presiden AFC, Salman bin Ebrahim Al Khalifa, bersama UEFA dan CONCACAF telah mengirimkan surat yang secara tegas meminta Infantino meninggalkan jabatannya sebagai Presiden FIFA.
Surat tersebut disampaikan pada Senin 10 Agustus. Namun, sikap AFC ternyata tidak sepenuhnya mencerminkan suara seluruh anggotanya. Sedikitnya 11 federasi sepak bola Asia justru terang-terangan memberikan dukungan kepada Infantino.
Baca Juga
Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menyatakan dukungan tersebut. Selain PSSI, dukungan juga datang dari Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Sri Lanka, Lebanon, Bhutan, Mongolia, Filipina, Bangladesh, dan Timor Leste.
Posisi PSSI menjadi menarik karena federasi sepak bola Indonesia justru mengambil sikap berseberangan dengan surat yang dikeluarkan AFC. PSSI menilai Infantino memiliki peran penting dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
Dukungan tersebut bahkan membuat Indonesia tercatat sebagai negara Asia pertama yang secara terbuka menyatakan keberpihakan kepada Presiden FIFA tersebut. Setelah PSSI menyampaikan sikapnya, sejumlah anggota AFC lainnya kemudian mengikuti langkah serupa.
Timor Leste menjadi negara Asia terakhir yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino hingga Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, jumlah negara yang mendukung Infantino diyakini bisa lebih banyak. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai pertemuan resmi AFC dengan seluruh 47 anggota untuk menentukan sikap bersama.
Artinya, belum bisa dipastikan bahwa 11 negara tersebut merupakan satu-satunya anggota AFC yang berada di belakang Infantino. Dinamika ini memperlihatkan bahwa suara AFC dalam menghadapi Infantino belum tentu mewakili seluruh anggota konfederasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
AFC memang telah mengambil sikap bersama UEFA dan CONCACAF untuk menentang kepemimpinan Infantino. Namun, sejumlah anggotanya justru memilih jalur berbeda.
Situasi tersebut juga berbeda dengan UEFA. Hingga saat ini belum ada federasi anggota UEFA yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino.
Halaman Selanjutnya
Sementara dari kawasan CONCACAF, baru Meksiko yang diketahui secara terbuka memberikan dukungan kepada Infantino. Kondisi tersebut membuat peta dukungan terhadap Presiden FIFA semakin menarik.