Amri dan Fadia berusaha singkirkan sekat senior-junior

Amri dan Fadia berusaha singkirkan sekat senior-junior

Jumat, 18 September 2026 17:11 WIB

Image Print

Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjawab pertanyaan awak media pada acara Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta, Kamis (10/9/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Jakarta (ANTARA) - Kapten tim bulu tangkis Indonesia Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berupaya mencairkan sekat senior-junior menjelang pertandingan beregu Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Amri sempat merasa sungkan ketika terpilih melalui voting sebagai kapten tim putra karena tim masih dihuni pemain senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.

"Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak, tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik," kata Amri dalam keterangan PBSI, Jumat.

Bagi Amri, tugas sebagai kapten dalam pertandingan beregu merupakan pengalaman pertamanya, tapi kebersamaan selama persiapan membuat dia mulai nyaman menjalaninya.

Amri dan Fadia terpilih menjadi kapten tim beregu putra dan putri melalui mekanisme voting oleh anggota tim bulu tangkis Indonesia.

"Di grup WhatsApp tim ada beberapa nama yang bisa divoting untuk menjadi kapten. Ternyata saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini," ujar Amri.

Fadia terkejut dengan jumlah suara yang diterimanya.

"Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang, ternyata pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya," kata pemain ganda putri itu.

Fadia mengungkapkan timnya membidik target medali dan berpesan kepada rekan-reknnya untuk tetap semangat serta jangan takut melawan siapa pun.

"Saya sebagai kapten terus berpesan untuk semua agar membaur, kompak dan tidak ada istilah senior-junior. Kita di sini satu untuk Indonesia," kata dia.

Sementara Amri berharap kekompakan tim terus terjaga saat Indonesia memasuki persaingan beregu.

"Harapannya kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan hawa semangatnya terus dinaikkan," kata Amri.

Tim bulu tangkis Indonesia telah tiba di Nagoya pada Kamis (17/9) dan menempati hotel bersama kontingen bulu tangkis dari negara lain.

Hotel tim Indonesia berjarak sekitar 27 kilometer dari arena pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.

Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026