Astrid Widayani kukuhkan anggota Pasatya Wigara Kota Surakarta
Rabu, 12 Agustus 2026 18:47 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengukuhkan sebanyak 23 anggota Pasukan Satya Wigara (Pasatya Wigara) Kota Surakarta Tahun 2026 di Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Surakarta
Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengukuhkan sebanyak 23 anggota Pasukan Satya Wigara (Pasatya Wigara) Kota Surakarta Tahun 2026 di Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Pada anggota Pasatya Wigara ini nantinya akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta, Jumat (14/8).
Sebanyak 288 peserta mengikuti proses seleksi Pasatya Wigara tahun ini. Setelah melalui rangkaian seleksi dan pelatihan, hanya 23 peserta yang dinyatakan terpilih dan dikukuhkan sebagai anggota Pasatya Wigara.
Astrid mengatakan terpilihnya 23 anggota tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Terlebih, mereka harus melewati proses seleksi yang diikuti ratusan peserta.
“Menjadi anggota Pasatya Wigara merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Dari 288 pendaftar, hanya 23 orang yang terpilih. Karena itu, kepercayaan ini harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Astrid.
Ia meminta seluruh anggota Pasatya Wigara menjalankan tugas pengibaran bendera pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan kesungguhan.
Menurut Astrid, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan prosesi upacara. Para anggota Pasatya Wigara juga membawa nama baik keluarga, sekolah, gerakan pramuka hingga Kota Surakarta.
“Jaga kehormatan pasukan. Tunjukkan kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab saat menjalankan tugas. Jadikan momen ini sebagai kebanggaan bagi keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kota Surakarta,” ujarnya.
Astrid juga menekankan agar pengalaman selama proses seleksi dan pelatihan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai. Nilai-nilai yang diperoleh selama proses tersebut diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, keberanian dan tanggung jawab merupakan karakter yang penting dimiliki generasi muda.
“Nilai-nilai Trisatya dan Dasa Dharma jangan berhenti sebagai hafalan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Astrid berharap anggota Pasatya Wigara mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif dan adaptif tanpa meninggalkan karakter serta nilai-nilai kebangsaan.
“Generasi muda harus mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat, memahami nilai kebangsaan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” lanjutnya.
Astrid turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses pembentukan Pasatya Wigara Kota Surakarta Tahun 2026. Dukungan tersebut meliputi para pembina, pelatih, pendamping, sekolah, orang tua atau wali, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) serta Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surakarta.
Dengan pengukuhan tersebut, 23 anggota Pasatya Wigara resmi mengemban tugas pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kota Surakarta, Jumat (14/8/2026).
Astrid berharap seluruh anggota mampu memberikan penampilan terbaik dan menjalankan tugas hingga selesai dengan penuh tanggung jawab.
“Jalankan tugas dengan penuh semangat, disiplin dan kekompakan. Tunjukkan bahwa 23 orang yang terpilih ini memang merupakan putra-putri terbaik yang dipercaya membawa nama Kota Surakarta,” pungkasnya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.