Balai Jalan tuntaskan pembersihan longsor jalur Trans Sulawesi Parigi Moutong
Selasa, 1 September 2026 18:55 WIB
Satu unit ekskavator milik BPJN Sulawesi Tengah sedang melakukan pembersihan material longsor di ruas jalan Sinei-Ampibabo jalur Trans Sulawesi dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (30/8/2026). ANTARA/HO-BPJN Sulawesi Tengah
Palu (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menuntaskan pembersihan sisa material longsor jalur Trans Sulawesi di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dampak bencana hidrometeorologi pada Jumat (28/8).
"Kami terus melakukan langkah-langkah percepatan pemulihan setelah banjir dan tanah longsor di Parigi Moutong," kata Kepala BPJN Sulawesi Tengah dihubungi di Palu, Selasa.
Ia menjelaskan pembersihan material menggunakan alat berat jenis loader dan ekskavator pada ruas jalan Sinei-Ampibabo yang terdampak longsor.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong tercatat enam titik longsor di jalur Trans Sulawesi.
"Jalur Trans Sulawesi merupakan jalur sentral antarprovinsi, sehingga harus cepat dituntaskan pemulihannya," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong juga telah menetapkan status tanggal darurat banjir dan tanah longsor di wilayah Kasimbar berlangsung selama 14 hari ke ke depan, terhitung mulai 29 Agustus hingga 11 September 2026.
Dia menambahkan, Balai Jalan melakukan kegiatan pemulihan sesuai kewenangan penanganan, baik sisi pembersihan ruas jalan juga pemasangan jembatan bailey untuk mengembalikan konektivitas masyarakat terdampak.
"Tim kami di lapangan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam percepatan penanggulangan bencana.
Menurut ia, khusus jembatan darurat yang dipasang pada 30 Agustus 2026 sudah bisa dilintasi kendaraan bermotor dengan kapasitas beban jembatan sekitar 20 ton.
"Kami sudah mengusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk penanganan permanen tahun 2027," ucap Bambang.
Sementara itu BPBD Parigi Moutong mengatakan penanganan tanggal darurat diprioritaskan pada perbaikan jaringan pipa air bersih, normalisasi sungai, dan suplai air bersih kepada warga terdampak banjir di Kasimbar.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026