Bantah Klaim UEFA, Separuh Anggota Konfederasi Eropa Dukung Komersialisasi Hak Piala Dunia FIFA |Republika Online

Tim Spanyol merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 di East Rutherford, New Jersey, AS, Senin (20/7/2026). Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sedikitnya 25 negara anggota Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dikabarkan mendukung rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk mengelola sebagian hak komersial Piala Dunia. Kondisi ini berlawanan dengan pernyataan UEFA dan Presidennya Alexander Ceferin yang sebelumnya mengeklaim seluruh 55 asosiasi anggotanya menolak proposal Presiden FIFA Gianni Infantino tersebut.

Dukungan dari puluhan negara itu dinilai memperlihatkan bahwa pembahasan mengenai skema pendanaan baru FIFA masih berlangsung dinamis menjelang pengambilan keputusan pada pertengahan September mendatang.

Salah satu yang terang-terangan menyatakan dukungannya kepada FIFA adalah Presiden Asosiasi Sepak Bola Republik Ceko David Trunda. Ia menyetujui proposal yang bertujuan mengembangkan hak komersial Piala Dunia melalui entitas bisnis baru tersebut.

Dalam wawancara eksklusif dengan Sky News, Trunda menilai pendanaan senilai 20 miliar dolar AS yang diharapkan dapat dihimpun melalui FIFA Forward Enterprise akan menjadi sumber daya baru yang penting untuk memperkuat pengembangan sepak bola di berbagai negara anggota FIFA.

"Saya dapat melihat manfaat pragmatis bagi sepak bola Ceko dari kerja sama erat dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dan timnya," kata Trunda dikutip dari Sky, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, tambahan pendanaan tersebut berpotensi memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga di Republik Ceko. Meski demikian, ia menilai pembahasan lebih lanjut tetap diperlukan agar seluruh detail proposal dapat dipahami secara menyeluruh.

"Tentu saja kami masih membutuhkan lebih banyak rincian, tetapi secara pribadi saya melihat niat FIFA ini dapat memberikan dampak positif," ujarnya.

FIFA sebelumnya mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise sebagai badan usaha baru yang akan mengelola sebagian hak komersial Piala Dunia. Melalui skema tersebut, sebanyak 211 asosiasi anggota FIFA berpotensi memperoleh pembagian keuntungan sekitar 40 juta dolar AS apabila proposal tersebut disetujui dalam Kongres Luar Biasa FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September.