Bantul manfaatkan kompetisi IRS 2026 untuk cetak atlet muda
Selasa, 29 September 2026 09:25 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (tengah) saat melakukan audiensi dengan panitia penyelenggara kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Indonesia Roller Speed (IRS) 2026 di Kantor Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (28/9/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan gelaran kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Indonesia Roller Speed (IRS) 2026 sebagai momentum untuk mencetak dan mengembangkan atlet muda daerah.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Senin, menyambut baik rencana penyelenggaraan kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Indonesia Roller Speed 2026 yang digelar di Sirkuit Sepatu Roda Stadion Sultan Agung pada 2-4 Oktober 2026.
"Kita sambut dengan sukacita, karena kita punya venue yang dianggap berstandar nasional," katanya.
Menurut dia, penyelenggaraan kejuaraan tersebut berpotensi mengundang atlet sepatu roda dari berbagai daerah di Indonesia sehingga turut membantu mempromosikan Kabupaten Bantul.
"Ini bisa menjadi momentum kebangkitan sepatu roda di Kabupaten Bantul, karena atlet-atlet Bantul terbiasa berkompetisi dengan atlet tingkat nasional," ujarnya.
Selain itu, ia menilai gelaran tersebut penting diikuti para atlet sepatu roda di Bantul, khususnya mereka yang masih baru, untuk belajar beradaptasi dan mencari pengalaman berkompetisi.
"Saling belajar, karena dengan kompetisi ini kan memacu orang untuk mengevaluasi. Kalau tidak ada kompetisi kan tidak ada evaluasi," katanya.
Sementara itu, Humas IRS 2026 Mada menambahkan target peserta IRS 2026 tahun ini dapat mencapai lebih dari 1.000 atlet sepatu roda yang nantinya dibagi menjadi tiga kelas, yakni pemula, standar, dan kelas cepat.
"Pendaftaran kita tutup tanggal 29 September, sampai hari ini peserta kurang lebih sudah ada 700 orang dengan terbanyak di kelas pemula," katanya.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjaring potensi atlet muda untuk berkiprah dalam kompetisi internasional, sedangkan untuk tingkat nasional dapat mengikuti ajang seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, maupun Asian Games.
"Ini event nasional, jadi pesertanya juga ada dari luar Jawa yang mendaftar," ujarnya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026