Begini Cara Grab Perkuat Budaya Berkendara Aman untuk Ribuan Mitra

Bagikan:

JAKARTA - Grab Indonesia menggandeng Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menggelar pelatihan keselamatan berkendara untuk 1.052 Mitra Pengemudi roda dua di lima kota di Indonesia.

Dipusatkan di Terminal Jatijajar, Depok, dan terhubung secara hybrid dengan pelatihan yang berlangsung di Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis untuk menghadapi berbagai situasi di jalan.

Mengusung tema ‘Safer Roads, Stronger Communities Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat’, program ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kompetensi mitra pengemudi dalam berkendara sekaligus menumbuhkan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib. Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi darat.

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, mengatakan, mewujudkan lalu lintas dan transportasi darat yang lebih aman membutuhkan pendekatan menyeluruh serta kolaborasi lintas sektor.

“Pelatihan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk memperkuat budaya berkendara yang aman dan tertib. Kami mengapresiasi kolaborasi Grab

Indonesia dan AISI dalam membekali Mitra Pengemudi roda dua dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” katanya, dalam sambutannya, di Depok, Jawa Barat, Selasa, 28 Juli.

Di Depok sendiri total ada 300 mitra Grab yang mengikuti acara tersebut. Mitra melakukan pengujian hingga pelatihan khusus yang memang telah disiapkan oleh Grab Indonesia.

BACA JUGA:


Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan bagi perusahaan keselamatan adalah Fondasi dan manfaatnya tentunya dirasakan mitra hingga penumpang, serta keluarga di rumah.

“Mitra pengemudi bukan sekedar peserta pelatihan tapi penjaga keselamatan di jalan raya. Tentunya acara hari ini jadi komitmen jangka panjang Grab,” ucap dia.

Ia juga menuturkan Grab tidak pernah memotong bagi hasil (komisi) lebih dari 8 persen, dan juga tidak pernah melanggar Tarif Batas Bawah (TBB) sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, perjalanan dengan tarif minimum atau tanpa selisih di atas TBB tidak dikenakan komisi.

Sementara itu, dari sisi penguatan kompetensi berkendara, Hari Budianto, Sekretaris Jenderal AISI, menyampaikan, mitra pengemudi memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan berhadapan langsung dengan beragam kondisi jalan setiap hari.

“Pelatihan seperti ini penting untuk memperkuat kompetensi, disiplin, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas. Kami berharap melalui kegiatan ini, para mitra dapat berkendara dengan aman dan nyaman dalam setiap perjalanan serta turut menjadi penggerak budaya berlalu lintas yang aman dan tertib,” ungkap Hari.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Populer

Honda New NX500 Meluncur di Indonesia, Big Bike Adventure Pertama dengan Honda E-Clutch

28 Juli 2026, 10:22

Begini Cara Grab Perkuat Budaya Berkendara Aman untuk Ribuan Mitra

28 Juli 2026, 16:17