BI Kaltara: Pencatatan keuangan penting untuk pengembangan UMKM

BI Kaltara: Pencatatan keuangan penting untuk pengembangan UMKM

Sabtu, 22 Agustus 2026 22:51 WIB

Image Print

Deputi Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Utara Reza Hidayat (ANTARA/Agus Salam)

Tarakan (ANTARA) - Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Reza Hidayat menegaskan bahwa pencatatan transaksi keuangan penting untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Karena itu, KPwBI Kaltara telah beberapa kali telah melaksanakan pelatihan bagi pengusaha UMKM agar memahami dan sadar bahwa pencatatan transaksi keuangan penting untuk pengembangan usaha.

“Kesadaran pencatatan transaksi keuangan usaha UMKM yang rendah berdampak pada asymmetric information antara UMKM dengan lembaga keuangan UMKM,” ujar Reza Hidayat di Tarakan, Kaltara, Sabtu.

Hal ini menurutnya disebabkan oleh UMKM yang belum memiliki laporan keuangan yang lengkap dan akurat, sehingga mempengaruhi kinerja penyaluran kredit UMKM oleh lembaga keuangan.

Karena itulah, KPwBI Kaltara terus membantu melalui pelatihan-pelatihan agar UMKM bisa melaksanakan pencatatan keuangan dan profilnya bisa terlihat apakah sudah layak atau tidak dibantu pembiayaan oleh bank.

“Pencatatan keuangan itu sangat memudahkan bank untuk melihat dan memberikan pembiayaan kepada UMKM untuk bisa naik kelas,” katanya.

Dia sekali lagi menegaskan bahwa pencatatan keuangan UMKM sangat penting. Sebab, pihak lembaga keuangan akan melihat catatan keuangan terlebih dahulu apakah sehat atau tidak, baru memberikan bantuan pembiayaan untuk pengembangan usaha UMKM.

“Sangat penting. Karena bank kan pasti hitung-hitungannya kuat, gimana caranya bisa melihat suatu UMKM itu sudah layak diberikan pembiayaan yang salah satunya pencatatan keuangan,” ujar dia.
Baca juga: 120 ribu warga Kaltara menggunakan QRIS
Baca juga: Katalis 2026 BI Kaltara meriahkan Pekan QRIS Nasional

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.