BPBD Ponorogo tangani rumah roboh di Sambit - ANTARA News Jawa Timur

Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menangani rumah milik seorang warga di Dusun Bakalan, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, yang roboh saat cuaca cerah tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kepala Desa Nglewan Suwandi, Senin, mengatakan pemerintah desa telah berkoordinasi dengan BPBD Ponorogo untuk melakukan penanganan sekaligus membantu kebutuhan korban.

"Pemerintah desa sudah melaporkan kejadian ini kepada BPBD. Sementara warga bergotong royong membersihkan material bangunan yang roboh," katanya.

Rumah tersebut merupakan milik Kademi, seorang janda yang tinggal seorang diri.

Saat kejadian, korban berada di dalam rumah, namun berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum bangunan ambruk.

Kademi mengaku sempat melihat bagian atap rumah bergoyang sebelum bangunan roboh.

"Saya sedang duduk di dalam rumah. Tiba-tiba bagian atas bergoyang lalu rumah roboh. Setelah itu saya langsung ke luar," ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan berat hingga nyaris rata dengan tanah. Untuk sementara korban mengungsi di rumah kerabatnya.

Sementara itu, warga setempat Misradi mengatakan sebelum rumah roboh sempat terdengar suara kayu berderak. Menurutnya, saat kejadian tidak terjadi hujan maupun angin kencang.

Pemerintah desa masih mendalami penyebab ambruknya rumah tersebut dan belum dapat memastikan apakah terdapat faktor lain yang memengaruhi kejadian itu.

"Di sekitar lokasi memang terdapat aktivitas penambangan sekitar 30 meter dari rumah korban. Namun apakah ada kaitannya dengan peristiwa ini, kami belum bisa memastikan," kata Suwandi.

BPBD bersama pemerintah desa selanjutnya akan melakukan asesmen untuk menentukan kebutuhan bantuan bagi korban.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.