BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda serahkan santunan kepada perangkat RT

BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda serahkan santunan kepada perangkat RT

Senin, 20 Juli 2026 21:10 WIB

Image Print

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Mohamad Irfan menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. ANTARA/HO-BPJS Ketenagakerjaan

Semarang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Semarang Pemuda menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta yang didaftarkan pekerjaannya sebagai perangkat RT/RW.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Mohamad Irfan di Semarang, Senin, menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya peserta BPJS Ketenagakerjaan itu

Peserta BPJS Ketenagakerjaan itu bernama Ahmad Tukino, perangkat RT RW di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Santunan yang diserahkan Rp184 juta, terdiri atas Santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta dan Manfaat Beasiswa untuk dua anak senilai Rp142 juta.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Irfan bersama dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersamaan dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2026.

Ia berharap, santunan itu dapat untuk menyambung hidup atau membuka usaha baru bagi keluarga yang ditinggalkan sehingga dapat membantu mereka dari segi ekonomi.

"Santunan ini juga merupakan wujud dari hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dari risiko sosial ketenagakerjaan," katanya.

Manfaat lainnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, perawatan tanpa batas hingga sembuh bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja sesuai indikasi medis.

Jika dalam masa pemulihan, peserta tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB).

Santunan itu, berjumlah 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan pertama dan 50 persen untuk bulan selanjutnya hingga sembuh.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan pemkot juga membayarkan iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau ada kejadian, 'cover' atau 'support' dukungan kepada keluarganya sangat besar. Mudah-mudahan memberi manfaat," katanya.

Selain uang duka, kata dia, ada juga tunjangan beasiswa untuk anak-anak, selaku ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan itu bersekolah sampai selesai.

"Luar biasa. Ini program yang luar biasa," katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat yang memiliki kelegaan secara ekonomi untuk bisa berkontribusi membantu mereka yang belum terjangkau BPJS Ketenagakerjaan.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.