Pangkalpinang (ANTARA) - BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Babel selama Januari hingga Juli 2026 mencapai 2,82 juta perjalanan atau naik 6,12 persen dibandingkan periode sama 2025 sebanyak 2,66 juta perjalanan.
"Perkembangan kunjungan wisnus tahun ini menunjukkan kondisi yang lebih baik, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ini," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan perjalanan wisnus di Provinsi Kepulauan Babel pada Juli 2026 sebesar 407,10 ribu perjalanan atau naik 2,20 persen dari perjalanan wisnus pada Juli 2025.
"Wisatawan nusantara pada Juli tahun ini didominasi tujuan utama perjalanan ke Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah dengan proporsi sekitar 68,23 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tujuan Kepulauan Bangka Belitung," katanya.
Ia menambahkan jumlah wisatawan yang menginap di hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Babel pada Juli 2026 sebanyak 75.555 orang atau mengalami kenaikan 3,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Secara m-to-m atau month to month, jumlah tamu domestik pada Juli tahun ini 74.002 orang, atau naik 2,96 persen dari bulan sebelumnya 71.874 orang.
Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 1.553 orang atau mengalami kenaikan 70,47 persen dari bulan sebelumnya 911 orang," katanya.
Ia menambahkan jumlah wisatawan nusantara lebih mendominasi kunjungan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan wisatawan mancanegara. Dari total 75.555 wisatawan, sebanyak 97,94 persen atau 74.002 orang adalah wisatawan nusantara.
Kenaikan jumlah tamu atau wisatawan menginap terdapat di Kabupaten Bangka Selatan sebesar 25,95 persen dengan jumlah 2.097 orang, diikuti Kabupaten Belitung naik sebesar 16,61 persen dengan jumlah 25.970 orang dan Kabupaten Belitung Timur naik sebanyak 0,22 persen atau sebanyak 2.298 wisatawan.
"Sementara jumlah tamu tujuan Kabupaten Bangka Barat turun 20,54 persen, Kabupaten Bangka turun sebesar 5,41 persen, Bangka Tengah turun 1,85 persen dan Kota Pangkalpinang turun 0,50 persen," katanya.
Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.