Sabtu, 19 September 2026, 16:28 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terus memperluas bisnis energi terbarukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha. Perseroan saat ini memiliki pipeline proyek geothermal sekitar 1 gigawatt (GW) dan menargetkan kapasitas tersebut meningkat menjadi 2 GW dalam lima hingga 10 tahun ke depan.
Head Investor Relations PT Barito Pacific Tbk, Pandu Anugerah, mengatakan pengembangan energi terbarukan menjadi salah satu fokus perseroan untuk memperkuat diversifikasi bisnis sekaligus menjaga stabilitas kinerja di tengah volatilitas bisnis petrokimia.
“Di segmen energi tentunya kita masih dalam proses transisi energi. Dan kita sendiri memiliki posisi yang cukup prima karena rencana pengembangan renewable energy ke depannya masih cukup besar,” ujar Pandu dalam pemaparannya di Gedung BEI, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
Saat ini, Barito Pacific memiliki pipeline proyek geothermal sekitar 1 GW. Selain itu, perseroan juga mengembangkan pipeline pembangkit listrik tenaga angin dengan kapasitas sekitar 300 megawatt (MW).
Pandu mengatakan kapasitas geothermal tersebut masih akan terus dikembangkan. Dalam lima hingga 10 tahun mendatang, Barito Pacific menargetkan kapasitas geothermal mencapai sekitar 2 GW.
Ekspansi energi terbarukan ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk membangun portofolio bisnis dengan pendapatan yang lebih stabil. Hal ini penting karena bisnis petrokimia bersifat siklikal dan lebih rentan terhadap perubahan harga komoditas.
“Jadi akan ada serangkaian ekspansi usaha kami ke depannya yang mungkin sifatnya atau profil pertumbuhannya itu memberikan stabilitas atau recurring income yang lebih stabil,” katanya.
Menurut Pandu, diversifikasi bisnis tersebut diharapkan dapat menjadi penyangga ketika bisnis petrokimia maupun energi menghadapi volatilitas. Salah satu bisnis yang dinilai memiliki karakter pendapatan menarik adalah geothermal, dengan EBITDA margin sekitar 85%.
Baca Juga: Sukses Implementasi Prinsip ESG, Dua Anak Usaha Barito Pacific Raih Penghargaan ESG 2026
Baca Juga: Profil Bayan Resources, dari Bisnis Kontraktor Low Tuck Kwong hingga Dibidik Haji Isam
Baca Juga: Emiten Happy Hapsoro (SINI) Kantongi Rp31,8 Miliar dari Divestasi Anak Usaha
Barito Pacific juga menjadikan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Perseroan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga membuka peluang ekspansi melalui akuisisi maupun kerja sama dengan mitra strategis.
“Pertumbuhan kami ke depannya ini sifatnya bukan hanya pertumbuhan organik tapi pertumbuhan yang bisa memberikan transformasi,” ujar Pandu.
Melalui pengembangan proyek geothermal dan energi terbarukan lainnya, Barito Pacific menargetkan portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi serta lebih tahan terhadap perubahan kondisi eksternal.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan