Bulog Perluas Sebaran Beras SPHP Hingga Perbatasan Malaysia
Kamis, 17 September 2026 17:22 WIB
Kepala Bulog Kanwil Kaltimtara Musazdin. (ANTARA/HO-Bulog Kanwil Kaltimtara)
Tanjung Selor (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) memperluas sebaran distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara)-Malaysia.
Penyaluran kini dilakukan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), berkerja sama dengan Dinas terkait, TNI dan Polri hingga wilayah perbatasan Nunukan dan Sebatik.
"Perluasan distribusi menjadi bagian dari upaya memastikan beras SPHP tidak hanya tersedia di pusat perdagangan, tetapi juga dapat diakses masyarakat di berbagai wilayah Kaltara terkhusus Nunukan dan Sebatik," kata Kepala Bulog Kanwil Kaltimtara Musazdin Said di Tanjung Selor, Kamis.
Dia mengatakan penyebaran SPHP saat ini sudah dilakukan dilakukan untuk daerah-daerah perbatasan.
Untuk memperkuat jangkauan tersebut, Bulog memiliki 224 RPK di Kaltara. Jaringan ini menjadi salah satu kanal penyaluran beras BULOG kepada masyarakat, di samping kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara rutin, katanya.
Dari sisi logistik, Bulog juga memiliki tiga gudang di Kaltara, masing-masing di Nunukan, Tarakan, dan Bulungan.
"Di wilayah Sebatik, kami memiliki mitra distribusi, Keberadaan gudang tersebut menjadi penopang distribusi, terutama untuk memperdekat pasokan ke wilayah yang memiliki tantangan geografis dan logistik," kata Musazdin.
Kawasan perbatasan menjadi salah satu perhatian dalam distribusi SPHP. Bulog telah memiliki gudang di Nunukan dan mitra untuk distribusi beras di Sebatik, sehingga pasokan dapat ditempatkan lebih dekat dengan masyarakat perbatasan.
“Untuk di Wilayah perbatasan Bulog berkomitmen untuk terus hadir, dengan pendistribusian penyaluran SPHP secara masif ke masyarakat di Sebatik dan Nunukan,” ujarnya.
Dengan penyaluran tersebut, distribusi SPHP diharapkan dapat berlangsung lebih lancar sekaligus menjaga keterjangkauan beras bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
Sementara itu, stok beras Bulog di Kaltara hingga pertengahan September 2026 mencapai sekitar 2.089 ton, terdiri atas 2.048 ton beras medium dan 41 ton beras premium.
Dia mengatakan Bulog juga mengintensifkan intervensi pasar melalui GPM, GPM mandiri di Kompleks” Pergudangan. Sementara GPM bersama Dinas Pangan dan kolaborasi dengan Bank Indonesia masing-masing dilaksanakan sekitar dua kali dalam sebulan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Bulog menjaga kesinambungan pasokan beras sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap SPHP di tengah karakteristik Kaltara yang memiliki wilayah kepulauan dan perbatasan, katanya.
Baca juga: Bantuan Pangan Mulai Tersalurkan, DPRD Apresiasi Respons Cepat Bulog Tarakan
Baca juga: Bulog Bangun Gudang Kapasitas 1.000 Ton di Kabupaten Malinau
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.