Bupati Barsel minta perusahaan swasta berikan dukungan atasi Karhutla
Sabtu, 5 September 2026 23:10 WIB
Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri. ANTARA/Bayu Ilmiawan.
Buntok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Agus In'Yulius meminta perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah setempat untuk terlibat aktif memperkuat operasi pemadaman di lapangan.
"Kami meminta kepada PBS di daerah ini, agar memberikan dukungan berupa armada dan alat berat mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Eddy Raya di Buntok, Sabtu.
Dia mengatakan, langkah ini dilakukan lantaran tim gabungan di lapangan mengalami kendala teknis dalam menjinakkan kobaran api yang kian meluas.
Tim Satgas Terpadu Penanggulangan Karhutla yang terdiri atas unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, serta Masyarakat Peduli Api (MPA), menghadapi tantangan berat di lapangan. Petugas terhambat oleh minimnya unit armada tangki air (water tank), krisis pasokan air di lokasi pemadaman, hingga sulitnya akses menuju titik api.
"Untuk mendukung mempercepat penanganan dan mencegah meluasnya karhutla ini, diperlukan sinergi dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Selatan," tegasnya.
Menanggapi kendala operasional tersebut, Bupati Barsel telah melayangkan surat resmi sejak akhir Agustus lalu kepada deretan korporasi swasta yang beroperasi di Barsel. Pemkab meminta kontribusi nyata korporasi dalam operasi tanggap darurat bencana ekologis ini.
"Kami mengharapkan agar perusahaan-perusahaan swasta ini dapat membantu mengerahkan mobil water tank (truk tangki air) milik perusahaan untuk membantu operasi pemadaman api di lokasi-lokasi kebakaran," kata Agus.
Selain truk tangki, Pemkab Barsel menginstruksikan pihak swasta untuk mengerahkan alat berat seperti ekskavator atau buldoser guna membuat sekat bakar (fire break) serta membuka akses jalan bagi petugas. Sektor swasta juga diminta mengalokasikan personel lapangan yang siap siaga di bawah koordinasi BPBD Barsel.
Baca juga: Kepala Dinkes Barsel kasih tips cegah bahaya ISPA akibat polusi udara karhutla
"Dukungan dari perusahaan swasta ini sangat berarti dalam mempercepat pemadaman api, mencegah meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak asap dan kerugian akibat karhutla. Kami berharap perusahaan dapat bekerjasama dan berkoordinasi lebih lanjut," lanjutnya.
Adapun jajaran PBS yang dipanggil untuk ikut bertanggung jawab dalam penanganan karhutla ini meliputi PT Multi Tambangjaya Utama, PT Batubara Dua Ribu Abadi, PT Marunda Graha Mineral, PT Asmin Bara Bronang, PT Victor Dua Tiga Mega, PT Cahaya Unggul Prima, hingga PT Bahtera Alam Tamiang, beserta seluruh kontraktor yang berada di bawah naungan mereka.
Baca juga: Pemkab Barito Selatan kucurkan Rp3,958 miliar tangani karhutla dan kekeringan
Baca juga: DPRD Barito Selatan minta pemkab perkuat MPA cegah terjadi karhutla
Baca juga: Kabut asap tebal, Dishub Barsel ingatkan pengendara tingkatkan kewaspadaan
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.