Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggandeng personel grup musik Slank dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tujuh kecamatan yang dinilai memiliki potensi penyalahgunaan narkoba cukup tinggi.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di Situbondo, Minggu, mengatakan tujuh kecamatan tersebut yakni Banyuglugur, Besuki, Panarukan, Situbondo, Panji, Asembagus, dan Banyuputih.
"Kami bersyukur Mas Kaka, Mas Bimbim, dan Mas Ivanka bisa hadir dalam acara ini untuk mengampanyekan pencegahan penyalahgunaan narkoba," katanya dalam sarasehan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Pendopo Pate Alos Besuki.
Bupati Rio mengatakan potensi penyalahgunaan narkoba di Situbondo cukup tinggi dalam dua tahun terakhir sehingga diperlukan upaya bersama untuk mencegah peredarannya.
Data kepolisian mencatat sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2025, Satuan Reserse Narkoba Polres Situbondo mengungkap 55 kasus narkoba dengan 62 tersangka.
Baca juga: Polisi amankan sembilan pemuda pengguna tembakau sintetis di Jaktim
Sebanyak 55 kasus tersebut terdiri atas 29 kasus narkotika jenis sabu dan ganja serta 26 kasus peredaran obat keras berbahaya. Polisi ketika itu juga mengamankan barang bukti sekitar 129 gram sabu, dua gram ganja, dan 147 ribu pil berlogo Y.
Pemkab Situbondo menghadirkan Kaka, Bimbim, dan Ivanka dalam sarasehan yang diikuti ratusan pelajar, mahasiswa, serta komunitas pemuda.
Menurut Rio, kehadiran personel Slank yang aktif dalam kampanye antinarkoba diharapkan dapat memotivasi masyarakat Situbondo, khususnya pemuda dan pelajar, untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.
"Situbondo ini 'Kota Santri', mari kita saling membantu diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, untuk menjauhi narkoba," katanya.
Vokalis Slank Akhadi Wira Satriaji atau Kaka dalam kesempatan itu mengingatkan daerah pesisir memiliki kerentanan terhadap peredaran narkoba karena mempunyai akses langsung melalui laut.
Baca juga: Asosiasi harap penyalahgunaan narkoba lewat vape ditangani terukur
"Tapi, kalian, pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda Situbondo, harus bersyukur punya pemimpin daerah yang masih peduli terhadap bahaya narkoba," katanya.
Kaka mengingatkan jenis maupun penyebutan narkoba dapat terus berubah sehingga masyarakat, terutama generasi muda, harus tetap memahami bahayanya.
Menurut dia, upaya pemberantasan narkoba mungkin sulit menghilangkan peredarannya hingga benar-benar nol, tetapi ikhtiar untuk menekan peredarannya harus terus dilakukan.
"Jadi, acara hari ini penting sekali, jangan sampai kita merasa bosan bahwa, 'Wah, kita membahas sesuatu yang dari dulu enggak bisa diberantas'. Memang tidak bisa diberantas sampai nol sih, tapi harus ada ikhtiar untuk meminimalisir peredarannya itu," kata Kaka.
Vokalis Slank Kaka, drummer Bimbim, dan pemain bas Ivanka bersama Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo serta jajaran Forkopimda dalam sarasehan pencegahan penyalahgunaan narkoba di Pendopo Pate Alos Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026). ANTARA/Novi Husdinariyanto
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.