Demak perkuat kesiapsiagaan hadapi potensi bencana selama musim kemarau

Demak perkuat kesiapsiagaan hadapi potensi bencana selama musim kemarau

Selasa, 11 Agustus 2026 16:24 WIB

Image Print

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra memberikan penjelasan kepada Bupati Demak Eisti'anah soal kesiapan peralatan antisipasi bencana kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan (Karhutla) usai apel kesiapsiagaan di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Demak.

Demak (ANTARA) - Kabupaten Demak, Jawa Tengah, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim kemarau, khususnya kekeringan serta kebakaran hutan maupun lahan (karhutla).

"Musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi bersama. Kekeringan tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga dapat mengganggu sektor pertanian, kesehatan, dan aktivitas masyarakat," kata Bupati Demak Eisti'anah di Demak, Selasa.

Upaya tersebut dilakukan melalui Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bahaya Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Demak.

Apel melibatkan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Menurut dia kesiapsiagaan harus dilakukan sejak sebelum bencana terjadi. Oleh karena itu, deteksi dini, pemantauan wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat perlu diperkuat oleh seluruh pihak.

Bupati juga meminta para camat, kepala desa, dan lurah mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Selain pencegahan karhutla, perhatian juga perlu diberikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta pola koordinasi antar pihak dalam menghadapi potensi kekeringan dan karhutla.

Polres Demak bersama Polsek jajaran, kata dia, akan meningkatkan langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan wilayah rawan, serta edukasi kepada masyarakat.

Peran Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.

"Kami bersama seluruh pemangku kepentingan siap melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan secara terpadu. Deteksi dini, patroli dan edukasi masyarakat akan terus kami perkuat agar setiap potensi karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin," ujarnya.

Selain kesiapan personel, Polres Demak juga menekankan pentingnya kesiapan peralatan dan komunikasi. Dukungan lintas sektor diharapkan membuat setiap kejadian dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.