Diblacklist dari Liga Voli Korea, Begini Kabar Terbaru Lee Jae-yeong usai Skandal Bullying

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:47 WIB

VIVA – Jauh sebelum nama Megawati Hangestri mencuri perhatian di Liga Voli Korea lewat performa gemilangnya bersama Jung Kwan Jang Red Sparks, kompetisi voli paling bergengsi di Korea Selatan itu pernah diwarnai salah satu skandal terbesar dalam sejarahnya.

Baca Juga

Jika Megawati dikenang karena mampu mengangkat prestasi tim dan menjadi idola baru para pencinta voli Korea, kisah berbeda justru dialami si kembar Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong. Karier keduanya yang sempat berada di puncak harus runtuh akibat kasus perundungan (bullying) yang menggemparkan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong merupakan saudara kembar kelahiran 15 Oktober 1996 yang mewarisi bakat voli dari sang ibu. Keduanya memulai karier profesional pada musim 2014-2015.

Baca Juga

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks

Photo :

  • KOVO

Lee Jae-yeong berposisi sebagai outside hitter dan mengawali karier bersama Pink Spiders. Sementara itu, Lee Da-yeong yang berperan sebagai setter memulai kiprahnya di Hyundai E&C Hillstate.

Baca Juga

Musim 2020-2021 semestinya menjadi puncak karier mereka. Lee Da-yeong bergabung dengan Pink Spiders sehingga kedua saudara kembar itu akhirnya bermain dalam satu tim. Kehadiran mereka, ditambah kembalinya legenda voli Korea Kim Yeon-koung ke Pink Spiders, membuat klub tersebut dijagokan menjadi kandidat kuat juara.

Namun, semuanya berubah hanya dalam hitungan hari.

Pada Februari 2021, seseorang yang mengaku pernah bersekolah bersama keduanya mengunggah tuduhan bahwa Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong pernah melakukan perundungan semasa sekolah.

Tuduhan tersebut berkembang menjadi sangat serius. Total terdapat 21 dugaan tindakan yang diarahkan kepada keduanya, mulai dari kekerasan fisik, ancaman menggunakan senjata tajam, hingga pencurian uang.

Tak lama kemudian, empat korban lain ikut muncul ke publik dengan membawa berbagai bukti yang disebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi bertahun-tahun sebelum keduanya menjadi atlet profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus itu langsung mengguncang dunia olahraga Korea Selatan. Mengingat isu bullying merupakan persoalan sosial yang sangat sensitif di negara tersebut, baik di lingkungan sekolah maupun tempat kerja, kecaman publik pun bermunculan.

Akibat skandal tersebut, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong masuk daftar hitam federasi sehingga tidak lagi diperbolehkan membela tim nasional Korea Selatan hingga waktu yang tidak ditentukan.

Halaman Selanjutnya

Lee Jae-yeong kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Sementara Lee Da-yeong memilih menemui para korban secara langsung untuk menyampaikan permintaan maaf.