Disdik Kota Mataram alokasikan Rp1 miliar sanitasi dan toilet sekolah

Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas sanitasi serta toilet di sekolah baik tingkat sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP).

"Anggaran tersebut bersumber dari insentif penghargaan layanan pendidikan yang diterima Pemerintah Kota Mataram dari pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Yusuf di Mataram, Kamis.

Pengalokasian anggaran Rp1 miliar itu sesuai dengan instruksi Wali Kota Mataram yakni mengatasi permasalahan fasilitas sanitasi dan toilet sekolah yang rusak dengan skala prioritas.

Penentuan skala prioritas, katanya, dilakukan dengan menganalisis rasio jumlah siswa terhadap ketersediaan toilet dan sanitasi yang ada.

"Sesuai instruksi Pak Wali (Wali Kota Mataram), anggaran Rp1 miliar dari penghargaan dimanfaatkan untuk perbaikan sanitasi, baik WC maupun toilet yang rusak," katanya.

Dengan bentuk pekerjaan mencakup pembangunan unit WC baru untuk sekolah yang masih sangat kekurangan fasilitas, serta rehabilitasi bagi sekolah dengan fasilitas yang perlu perbaikan.

Dengan anggaran itu, Yusuf mengatakan program perbaikan sanitasi tersebut ditargetkan menyasar belasan hingga puluhan sekolah yang paling membutuhkan.

"Kami berharap dengan adanya perbaikan sanitasi dan toilet sekolah dapat menjaga kesehatan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, serta mencegah penyebaran penyakit menular," katanya.

Pemerintah Kota Mataram sebelumnya mendapatkan insentif dengan total Rp10,5 miliar dari pemerintah pusat atas keberhasilan meraih empat penghargaan berbeda tingkat nasional sekaligus.

Kemudian kategori implementasi program 3 juta rumah sebesar Rp6 miliar, penghargaan kategori akses dan kualitas layanan kesehatan Rp1,5 miliar, dan terakhir kategori akses penduduk ke layanan pendidikan Rp1 miliar.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan penggunaan insentif sebesar Rp10,5 miliar telah disusun dan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disesuaikan dengan program prioritas di masing-masing bidang.

"Total alokasi yang kami terima Rp10,5 miliar. Dana itu diusulkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas sesuai dengan kategori penghargaan yang diraih Kota Mataram," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026