Disdukcapil Gumas jemput bola rekam biometrik KTP-el pelajar SMAN 2 Kuala Kurun

Disdukcapil Gumas jemput bola rekam biometrik KTP-el pelajar SMAN 2 Kuala Kurun

Jumat, 31 Juli 2026 15:55 WIB

Image Print

Suasana perekaman data biometrik KTP elektronik bagi pelajar di SMAN 2 Kuala Kurun di Desa Tumbang Hakau, Kecamatan Kurun, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-Disdukcapil Gumas

Kuala Kurun (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, melakukan pelayanan jemput bola perekaman data biometrik Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi pelajar SMAN 2 Kuala Kurun.

Bupati Jaya S Monong melalui Kepala Disdukcapil Dihel saat dihubungi dari Kuala Kurun, Jumat, mengatakan sebanyak 60 pelajar berhasil melakukan perekaman data biometrik KTP elektronik dalam kegiatan tersebut.

"Jemput bola perekaman biometrik KTP elektronik di SMAN 2 Kuala Kurun yang terletak di Desa Tumbang Hakau, Kecamatan Kurun, itu dilakukan pada Kamis (30/7)," ungkap mantan Inspektur Gumas itu.

Ia menjelaskan, perekaman biometrik KTP elektronik merupakan proses pengambilan data berupa foto wajah, tanda tangan, sidik jari, dan iris mata warga sebagai syarat penerbitan KTP elektronik yang sah.

Kegiatan jemput bola tersebut bertujuan untuk memastikan data kependudukan pelajar tetap aktif serta memiliki identitas resmi, sekaligus mendukung akurasi dan pemutakhiran data kependudukan di Gumas.

Ke depan, pelayanan jemput bola perekaman data biometrik KTP elektronik akan kembali dilakukan ke sekolah-sekolah lain di wilayah kabupaten bermoto 'Habangkalan Penyang Karuhei Tatau'.

Dihel menambahkan, upaya jemput bola pelayanan administrasi kependudukan itu bukan kali pertama dilakukan Disdukcapil Gumas, mengingat program serupa pernah digelar di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, April lalu.

Masyarakat yang ingin mengurus dokumen adminduk dapat mendatangi langsung kantor Disdukcapil Gumas dan memanfaatkan stan pelayanan di Mal Pelayanan Publik di Kuala Kurun, atau memanfaatkan program jemput bola.

"Seluruh pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Gumas tidak dipungut biaya alias gratis, sesuai amanat undang-undang tentang administrasi kependudukan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Kuala Kurun Elyadadehen menyebutkan, pelajar di sekolah itu berasal dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kurun, di antaranya Tumbang Hakau, Pilang Munduk, Tumbang Tariak, Tumbang Miwan, Tewang Pajangan, dan Hurung Bunut.

Pewarta : Chandra 
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.