Kutai Kartanegara (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menggelar pelatihan pembuatan konten digital (konten kreatif) bagi siswa praktik kerja lapangan (PKL), guna meningkatkan keterampilan mereka memproduksi konten media sosial secara kreatif dan informatif.
Tenaga Ahli Konten Kreator Diskominfo Kukar Yadi Saputra di Kutai Kartanegara, Sabtu, menjelaskan pelatihan ini menjadi bagian dari program pembekalan kompetensi digital berkelanjutan yang diikuti 35 siswa PKL.
"Mayoritas peserta merupakan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berasal dari wilayah Kutai Kartanegara dan sekitarnya," kata dia.
Dalam sesi pelatihan, ia mengajak seluruh peserta untuk memahami proses utuh dalam membangun satu konten.
Materi yang disampaikan meliputi cara menggali ide, mengembangkan gagasan menjadi konsep matang, mengenali berbagai jenis konten media sosial, hingga memahami anatomi konten yang mampu memikat perhatian audiens.
"Kreativitas dalam membuat konten harus dibangun di atas pemahaman terhadap kebutuhan audiens, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang ramai," ujar dia.
Yadi menekankan pentingnya memperbarui wawasan dan membaca tren secara kritis.
Peserta juga diajarkan cara mengenali target audiens, menentukan tema khusus, mengidentifikasi masalah utama audiens, serta memecah suatu ide menjadi tahapan produksi yang sistematis.
Menurut dia, proses berpikir kritis, riset, dan perencanaan yang matang menjadi kunci agar suatu konten dapat menyampaikan pesan secara efektif.
"Konten yang baik bukan hanya sekadar menarik secara visual, tetapi juga memiliki tujuan dan tentunya memberi manfaat bagi audiens," katanya.
Sebagai bentuk penerapan teori, para peserta diberikan kesempatan langsung untuk mempraktikkan penyusunan konsep konten guna mengembangkan ide secara mandiri.
Melalui praktik ini, para siswa diharapkan terbiasa menggali ide, berdiskusi, dan menuangkan dalam struktur konten yang jelas.
"Harapannya, kemampuan ini bisa menjadi bekal berharga saat mereka memasuki dunia kerja maupun saat berkarya di era digital nanti," kata dia.
Program pembekalan bagi siswa PKL ini bukan kali pertama dilaksanakan, melainkan agenda rutin yang digelar dalam berbagai rangkaian kelas literasi digital.
Pada tahun sebelumnya, Diskominfo Kukar menggelar pelatihan pembuatan media kreatif, seperti pelatihan videografi dan desain grafis bagi siswa magang.
Melalui sistem bergilir ini, Diskominfo Kukar berkomitmen memastikan seluruh siswa PKL mendapatkan paket keahlian digital yang lengkap, mulai dari pemahaman infrastruktur jaringan hingga strategi komunikasi publik sebelum mereka menyelesaikan masa bakti.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.