Eksplorasi dan Curhatan Bernadya Tertuang dalam Showcase Semoga Hanya Di Mimpi

Bagikan:

JAKARTA - Bernadya Ribka akhirnya menuntaskan pertunjukan tunggal terbesarnya pada Sabtu, 25 Juli 2026 malam kemarin. Lewat Showcase Semoga Hanya Di Mimpi, ia berbagi pengalaman baru pada penggemar dengan materi-materi di album penuh kedua.

Sebelum konser, solois asal Surabaya ini punya tujuan yang jelas bahwa ia ingin naik kelas. Dari caranya menguasai panggung hingga aspek-aspek teknis yang ia sajikan, pertunjukan ini jadi tantangan besar yang harus ia taklukkan.

Dengan bantuan Edy Khemod di balik layar, Bernadya mewujudkan dunia mimpi yang kini tak hanya muram. Album Semoga Hanya Di Mimpi memberikan layer-layer perasaan baru yang lebih kompleks, tapi tetap terasa familier.

Sekitar pukul 7.30 malam, Tennis Indoor Senayan sebagai venue dimeriahkan oleh penampilan Marbles, girlband asal Indonesia yang sukses mencairkan suasana. Dengan dua lagu, termasuk lagu yang belum dirilis, mereka memberikan energi positif sebelum panggung jadi milik Bernadya.

Momen yang dinantikan tiba, Bernadya naik panggung tepat pukul delapan. Laut Yang Tenang, lagu kolaborasinya dengan Baskara Putra menjadi hidangan pembuka. Lagu ini membawa pesan yang personal tentang perasaan gelisah di saat tenang, takut masalah akan datang.

Di paruh pertama pertunjukan, Bernadya menata lagu-lagu di album kedua sesuai urutan tracklist. Dari Peluk Aku Sekarang!, Lawan Jarak dan Waktu sampai Kita Buat Menyenangkan masing-masing membawa nuansa yang membuat penonton larut.

Rendy Pandugo hadir sebagai tamu kejutan saat membawakan lagu Tolong Bilang Ini Mimpi. Suasana dibuat melankolis dengan duet yang syahdu Bernadya dan Rendy. Setelah Belum Sempat Kenal, Bernadya menghilang sejenak dari panggung untuk memasuki sesi kedua.

BACA JUGA:


Di babak kedua, deretan hits dari EP maupun album pertama dibawakan dengan sentuhan aransemen berbeda. Meski begitu penonton tak terlalu kagok karena bagan lagu sengaja dibuat sama, sehingga mereka tetap bisa bernyanyi dengan lantang.

Hampir seluruh lagu ia nyanyikan malam itu termasuk Terlintas, Berlari hingga Lama-Lama. Ia juga bermain gitar di lagu Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan.

Adapun kejutan berikutnya hadir saat Tenxi tiba-tiba hadir sebagai kolaborator. Ia turut bernyanyi di lagu Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan. Seketika suasana berubah drastis, ia mengajak penonton bergoyang dengan aransemen ala hip dut dan suara autotune yang jadi ciri khas.

Showcase ini pun meninggalkan kesan nyaman, sederhana dan personal. Namun secara konsep, Bernadya menunjukkan sisi eksploratif dari berbagai aspek, termasuk visual, aransemen sampai busana ala Y2K yang jadi nuansa album kedua.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Populer

Eksplorasi dan Curhatan Bernadya Tertuang dalam Showcase Semoga Hanya Di Mimpi

27 Juli 2026, 10:35

Lagunya Disalahgunakan, Katy Perry: Musikku Bukan untuk Merayakan Peperangan

27 Juli 2026, 12:35