DPRD Barito Selatan sarankan pemkab evaluasi kinerja Perumdam Tirta Barito

DPRD Barito Selatan sarankan pemkab evaluasi kinerja Perumdam Tirta Barito

Selasa, 11 Agustus 2026 16:24 WIB

Image Print

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran saat di wawancarai usai memimpin rapat APBD-P 2026 di Buntok, Selasa (11/8/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Buntok (ANTARA) - Ketua DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah,HM Farid Yusran menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melakukan evaluasi terhadap kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Barito.

"Hal itu mengingat, dalam beberapa tahun terakhir ini, perumdam ini menyusu dengan meminta subsidi dari pemkab," katanya di Buntok, Selasa.

Menurut dia, Perumdam sebagai badan usaha milik daerah semestinya mampu mengoptimalkan pengelolaan usaha dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kondisi yang terjadi, kata dia, justru dinilai berbanding terbalik. Pemerintah daerah masih harus mengalokasikan anggaran untuk menopang operasional perusahaan tersebut.

“Ini, jangankan berkontribusi untuk PAD, justru yang terjadi malah minta anggaran terus. Terlalu banyak ‘menyusu’ atau hampir tiap tahun minta anggaran kepada pemerintah kabupaten,” tegasnya.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan ini mengatakan, dukungan anggaran yang telah diberikan pemerintah daerah, seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan Perumdam dalam mengelola bisnis dan meningkatkan pendapatan.

Farid juga mendorong agar Perumdam Tirta Barito mampu menerapkan pola pengelolaan yang lebih mandiri sebagaimana prinsip fleksibilitas pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai penyedia layanan air bersih kepada masyarakat.

“Seharusnya dengan anggaran yang sudah dikucurkan, mereka bisa mengelola. Istilahnya, cari uang sendiri untuk keuntungan sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Demokrat Barito Selatan peringati ulang tahun dengan baksos di rumah ibadah

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan, Ita Minarni, membenarkan pemerintah daerah sepakat melakukan evaluasi terhadap Perumdam Tirta Barito.

Ita menjelaskan, pada APBD murni 2026, pemerintah kabupaten sebelumnya mengalokasikan subsidi sekitar Rp2,5 miliar untuk perusahaan daerah ini.

“Pada APBD Perubahan ini kita akan kurangi subsidi tersebut,” kata Ita.

Pengurangan subsidi tersebut diikuti dengan dorongan kepada jajaran manajemen Perumdam untuk melakukan inovasi dan berbagai terobosan guna meningkatkan pendapatan perusahaan.

Pemkab Barito Selatan juga telah menerima rencana dari manajemen Perumdam terkait strategi peningkatan pendapatan, salah satunya melalui penyesuaian tarif bagi kelompok pelanggan tertentu.

“Kemarin pihak manajemen PDAM telah menyampaikan rencana dan formulasi untuk menaikkan tarif pada klasifikasi pelanggan tertentu, seperti tarif pelanggan perkantoran dan lain-lain. Sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berharap langkah evaluasi, efisiensi subsidi, serta peningkatan pendapatan tersebut dapat mendorong Perumdam Tirta Barito menjadi perusahaan daerah yang lebih sehat, profesional, dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap APBD.

Baca juga: PT KSJ dan PT diminta tidak keluarkan aset sebelum tuntaskan hak pekerja

Baca juga: DPRD Barsel bahas perselisihan eks pekerja dengan dua perusahaan

Baca juga: Legislator Barsel berharap PLN tepati janji akhiri pemadaman bergilir 5 Agustus

Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.