DPRD Kalteng sebut warga Katingan keluhkan akses jalan dan pendidikan
Rabu, 9 September 2026 10:27 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Hj Siti Nafsiah. ANTARA/HO-Siti Nafsiah.
Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Hj Siti Nafsiah menyebut warga Katingan menyampaikan keluhan terkait akses jalan, pendidikan dan lainnya saat dirinya melaksanakan reses di sejumlah wilayah kabupaten tersebut.
"Reses ini tentu untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan kami bawa dan sampaikan kepada pemerintah untuk menjadi acuan pembangunan kedepan," katanya, Rabu.
Dia mengatakan, keluhan mengenai infrastruktur menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat, terutama terkait kondisi jalan menuju wilayah pedalaman Katingan, termasuk akses menuju Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu.
Menurut Nafsiah, kondisi jalan tersebut berpengaruh terhadap akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan hingga pergerakan ekonomi warga.
“Nah, itu jalannya sangat ekstrem. Alhamdulillah karena musim kemarau kami bisa lewat walaupun hanya dengan mobil Innova. Tapi kalau hujan sekali saja itu sudah sangat licin jalannya,” ucapnya.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian merupakan jalan negara yang menjadi satu-satunya akses darat dari Katingan Tengah menuju Katingan Hulu.
Nafsiah mengatakan badan jalan tersebut cukup lebar, tetapi kondisinya masih membutuhkan perhatian karena medan yang dilalui cukup berat, terutama ketika hujan.
“Jalan yang kami lewati yang ekstrem itu jalan negara, karena satu-satunya jalan darat dari Katingan Tengah ke Katingan Hulu. Jalannya lebar, tetapi kondisinya memang perlu perhatian,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, selain infrastruktur, masyarakat di Kecamatan Katingan Tengah juga menyampaikan aspirasi terkait pendidikan, termasuk kondisi fasilitas pendidikan di Desa Tumbang Marak.
Meski sebagian kewenangan pendidikan berada di pemerintah kabupaten, Nafsiah mengatakan aspirasi tersebut tetap ditampung untuk kemudian disampaikan kepada pihak yang memiliki kewenangan.
“Walaupun SMP menjadi kewenangan kabupaten, kita tetap bisa datang ke sana kemudian mendengarkan aspirasi mereka. Hasilnya nanti kami tindak lanjuti dan kami sampaikan kepada pihak terkait,” ungkapnya.
Masyarakat juga berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pedalaman, termasuk sekolah di Tumbang Marak dan SMA Negeri 1 Tumbang Sanamang yang disebut belum menerima program tersebut.
“Di Tumbang Marak itu belum. Kemudian SMA Negeri 1 Tumbang Sanamang juga belum. Mereka sangat mengharapkan MBG tersebut,” jelasnya.
Di sisi lain, Nafsiah mengapresiasi pemanfaatan bantuan perangkat internet Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan hasil kunjungannya telah digunakan masyarakat maupun sejumlah fasilitas pelayanan di wilayah yang didatangi.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.