Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Jawa Timur, membangun kerjasama pembinaan program studi kebidanan.
Rektor UNG Profesor Eduart Wolok di Kota Gorontalo, Selasa mengatakan kerjasama tersebut merupakan bagian dari upaya UNG untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas serta kapabilitas.
“Kalau mau bicara tentang transformasi perguruan tinggi, bagaimana dia tumbuh berkembang menjadi besar, salah satu contoh yang paling baik adalah Universitas Airlangga,” kata Eduart.
Ia mengatakan UNAIR telah melalui proses transformasi yang menjadikannya sebagai salah satu perguruan tinggi besar.
Menurutnya pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang penting bagi UNG.
“Universitas Airlangga berubah dengan prosesnya sendiri. Tentu suatu hal yang tidak bisa disimpan sendiri,” katanya.
Eduart mengatakan Fakultas Kedokteran UNG masih relatif muda dan baru berusia sekitar tujuh tahun.
Karena itu, UNG perlu terus belajar agar dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas.
“Kerjasama hari ini kami lakukan karena takut salah melangkah. FK kami baru 7 tahun, tapi alhamdulillah mulai menunjukkan hasil yang baik,” katanya.
Kerjasama dengan UNAIR menjadi sarana dan upaya bagi UNG, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas.
“Kami tahu harus terus belajar untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas. MoU ini tentu menjadi sarana dan upaya kami untuk mewujudkan itu,” katanya.
Ia berharap kerjasama yang dirintis tersebut dapat menjadi awal bagi UNAIR untuk membantu UNG agar terus tumbuh dan berkembang, termasuk melalui dukungan dalam pembinaan program studi kebidanan.
“Insya Allah saya berharap betul apa yang kita rintis, kita mulai akan menjadi awal UNAIR membantu UNG untuk terus tumbuh,” katanya pula.
Rektor UNG juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Airlangga atas kesediaannya membangun kerjasama dengan UNG.
“Terima kasih pada Universitas Airlangga, terima kasih pak rektor atas kesediaannya,” imbuhnya.
Rektor UNAIR Profesor Muhammad Madyan mengatakan pembahasan mengenai dukungan terhadap program studi kebidanan UNG sebelumnya telah dijajaki melalui komunikasi antara para dekan baik Fakultas Kedokteran UNAIR maupun UNG.
Pihaknya menyambut baik rencana tersebut dan berharap Fakultas Kedokteran UNAIR dapat memberikan dukungan secara optimal dalam membantu pembinaan program studi kebidanan UNG.
“Saya menyambut baik kerjasama ini, dan berharap Fakultas Kedokteran UNAIR bisa optimal dalam membantu pembinaan program studi kebidanan UNG," katanya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi, khususnya dalam bidang kesehatan.
Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi UNG untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan.
Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.