Dubes Rusia sampaikan simpati atas fotografer ANTARAyang hilang

Dubes Rusia sampaikan simpati atas fotografer ANTARAyang hilang

Jumat, 18 September 2026 17:14 WIB

Image Print

Istri dan ibu jurnalis ANTARA yang hilang kontak, M Bagus Khoirunas, yakni Desi Purnama Sari (tengah) dan Tini (kanan), bersama Korlip ANTARA Foto Sigid Kurniawan (kiri) melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026). Keluarga, kerabat, dan rekan jurnalis menggelar prosesi tabur bunga di sekitar titik awal keberangkatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau setelah Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian selama 10 hari. ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/tom.

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menyampaikan simpati dan dukungan kepada keluarga serta rekan-rekan jurnalis foto ANTARA, Muhammad Bagus Khoirunas, yang masih hilang setelah kehilangan kontak saat bertugas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar (Dubes) Tolchenov melalui surat resmi pada Jumat, yang ditujukan kepada Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar.

“Atas nama Kedutaan Besar Federasi Rusia dan atas nama pribadi, saya ingin menyampaikan simpati terdalam serta dukungan tulus kami dalam situasi yang sulit ini,” katanya melalui surat tersebut.

Dalam surat itu, Dubes Tolchenov juga meminta agar pernyataan simpati dan dukungan tersebut disampaikan kepada keluarga, orang-orang terdekat, serta rekan-rekan Bagus di ANTARA.

Diplomat itu menyampaikan bahwa para jurnalis menjalankan misi penting bagi masyarakat dengan sering kali bekerja dalam kondisi yang penuh tantangan, bahkan berbahaya, demi menyediakan informasi yang tepat waktu dan dapat diandalkan.

“Hilangnya kontak dengan Bapak Khoirunas saat menjalankan tugas profesionalnya sangat kami rasakan,” ucapnya.

Tolchenov juga menyampaikan doa perhatian kepada seluruh pihak yang terdampak bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Doa dan perhatian kami tertuju kepada semua pihak yang terdampak bencana ini,” katanya.

Kedutaan Besar Rusia menutup pernyataannya dengan menyampaikan simpati dan solidaritas tulus dalam situasi tersebut.

Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk melakukan peliputan terkait aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, mereka hilang kontak.

Selain kelimanya, dua kru speedboat yang ditumpangi para pewarta yakni Warta dan Surakman serta satu pemandu, Heriyanto juga masih dinyatakan hilang

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I tersebut secara resmi dihentikan pada Kamis (17/9) setelah berlangsung selama 10 hari.

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026